Nyanyian kenangan dalam air mata kesedihan
“siapa yang bisa bermain Gitar dan bernyanyi ??”tanya ibu guru kepada murid baru kelas 3 SMA.
“saya bu!!”kata Andri.
“oh iya silahkah kedepan dan perkenalkan nama kamu siapa??”.
Andri ke depan untuk tampil dihadapan teman-teman barunya.
“Nama saya Andri septia, saya suka bermain musik”.
Kemudian andri mulai memegang gitar dan memetik sebuah alunan musik yang tenang.
3 tahun yang lalu
Pada saat itu andri berusia 15 tahun. Ia duduk dibangku kelas 1 smp. Sebenarnya ia memiliki sifat yang baik dan menyenangkan. Tetapi karena ia disatukan dengan teman satu kelas yang nakal, ia pun terbawa oleh lingkungan teman nakal sekelasnya.
“ekh dri ikut aku yu??”ajak Heman”.
Kemana??’jawab andri.”
Ayo ikut deh, temani aku ketemuan sama seseorang!”.
Siapa??”.
“pacar aku hehe”.
Andri mengantar temannya untuk menemui pacar temannya. Mereka berjalan bersama sambil bercanda. Tetapi ketika mereka berjalan, semua wanita yang ada disekeliling kelas 1 menatap pada Andri, karena ia memiliki wajah yang tampan.
“ko mereka melihat kamu terus sih dri??’. Tanya Heman sambil merasa kaget.
“aku gak tahu, mungkin ada yang salah kali dengan aku atau kamu man”.
“ ah masa, aku keren gini hehe”.
“yaya terserah kamu.”
Mereka lalu tiba ditempat pacarnya Heman.
“hay sayang?”panggilan Heman kepada pacarnya.
” Hay juga sayang”jawab pacar Heman.”
Kemudian Andri pergi meninggalkan Heman berdua.
“yang apa dia teman kamu??,’
“ siapa??,
“ itu yang tadi bersamamu!’
"oh iya itu teman aku.
” Namanya andri kan?”.
"Iya ko kamu tahu??’.
Iya tahu karena ia selalu dibicarak disetiap kelas”.
Kenapa bisa begitu??’.
Ia karena banyak wanita yang menyukainya”.
Oh gitu, tapi jangan-jangan kamu suka yah sama Andri????!!.
Ya engga lah,”
Kemudian disisi lain Andri pergi ke kantin. Ia membeli makanan untuk sarapan. Setelah itu ia pergi ke kelas dan duduk di bangku paling belakang. 7 menit kemudian Heman datang menghampiri andri.
“Andri????”” heman memanggil dengan suara keras”.
Apaan sih man, berisik tahu!!”.
"Hehee iya sorry, ekh gak nyangka juga yah”.
Gak nyangka apaan ??’.
"kamu banyak yang suka loo dri”.
Maksudnya apaan sih man aku engga ngerti”.
"Iya kamu disukai banyak wanita disekolah ini!”.
"Ah masa, kamu ngaco kali man”.
"Engga ko aku serius, itu juga kata pacar aku tadi katanya setiap wanita sering membicarakan tentang kamu dri”.
"Terus kenapa kalau aku dibicarakan sama mereka? Apa aku ada yang salah?”. "Bukan ada yang salah tapi KAMU DISUKAI SAMA SETIAP WANITAA!!”. “biarin aku engga peduli”.
"Ekh kenapa?? Coba aja jadi playboy gitu dri?”.
"Ah engga mau Man, aku engga tertarik!”.
Ya ellah”
Guru seni budaya datang ke kelas. Semua murid bersiap-siap untuk belajar. Guru seni budaya itu menulis lirik lagu di papan tulis kemudian menyuruh seluruh muridnya untuk ikut bernyanyi. Semua murid bernyanyi dan mengikuti intruksi guru tersebut. Ada salah satu murid yang lemas karena belum sarapan. Murid tersebut terlihat oleh guru. Tak disangka guru tersebut melempar sepatu kepada murid yang lemas itu dan memarahinya habi-habisan didepan semua murid kelas.
“HEYYY KAMU !!!”. "
sa,saya pak?” sambil gemetar karena ketakutan dan merasa sakit setelah mendapat lemparan sepatu pada wajahnya.
“KAMU KENAPA LEMAS? KAMU MAU MENGHINA PELAJARAN SAYA??”
murid itu diam dan menundukan kepala karena ia sangat merasa takut. Guru itu masih terus marah dan memberikan pandangan amarah yang sangat kejam dimata murid satu kelas. Guru itu menyuruh kepada seluruh muridnya untuk melihat catatan yang telah dicatat dipapan tulis agar dapat mengerti. Setelah mengeluarkan amarah yang kejam dari guru itu, suasana ketegangan mulai mereda ketika guru tersebut berhenti mengeluarkan amarahnya. Pelajaran bernyanyi dimulai kembali. Semua murid bernyanyi dengan mengikuti arahan dari guru tersebut. Ketika semua murid bernyanyi pada bait ke 3, kebetulan Andri lupa dengan lirik lagunya dan sedikit menundukan kepalanya untuk menoleh kebawah. Tak disadari hal yang Andri lakukan untuk menoleh kebawah memancing kembali amarah dan melemparkan kapur kepada andri, tetapi tidak mengenai andri malah mengenai heman teman satu bangkunya. Andri dan heman merasa kaget. Kemudian nyanyian lirik lagu diberhentikan oleh guru tersebut.
“HEYYYY KAMUUU??’ amarah guru sambil menunjuk Andri”.
"Sa,saya pak??”.
"IYA KAMU ANDRI, NGAPAIN KAMU LIHAT-LIHAT KEBAWAH??”. "Saya melihat buku pak, kan kata bapak jika seandainya tidak bisa atau lupa bisa melihat ke catatan”. Andri menjawabnya sambil dengan penuh ketenangan”.
"KAMU SEKARANG MAJU KEDEPAN!!”. Kenapa saya harus kedepan pak??”.
"CEPAT KAMU KE DEPAN!!.”
Andri maju kedepan dengan tenang karena ia merasa tidak bersalah. Didepan ia disuruh untuk menyanyikan lagu yang tertulis dipapan tulis. Andri mencoba untuk menyanyikan lagu tersebut, tetapi karena tidak tahu lirik bait ke 3 ia berhenti. Melihat hal itu, guru tersebut kemudian memarahi Andri dan memberikan sebuah tamparan pada wajahnya. Semua murid terkejut melihat Andri ditampar. Heman langsung menghampiri Andri yang ditampar.
“dri kamu tidak apa-apa??”
Andri terdiam dan menatap tajam wajah guru yang menamparnya. Kemudian guru itu merasa tidak bersalah dan pergi keluar tanpa permisi. Ternyata semua murid diluar kelas menyaksikan tragedi Andri ditampar oleh guru tersebut. Andri kemudian berlari ke luar sekolah. Heman mengejarnya untuk meredamkan rasa sakit serta malu yang Andri rasakan. Dari kejadian itu, sekolah hangat membicarakan tentang Andri yang ditampar oleh guru seni budaya. Ternyata berita tersebut sampai kepada seluruh guru di sekolah.
Andri pergi ke suatu tempat sunyi dan ia merasa sangat kecewa. Heman pun sebagai temannya mencoba meredamkan kekecewaan Andri.
“ dri kamu tidak apa-apa??’ tanya heman”.
"Engga man, aku engga apa-apa!!”. Jawab andri yang merasa kesakitan”.
“Dri kalau kamu sakit lebih baik kamu pulang!”.
"Gak usah man aku gak apa-apa ko, lagipula ini sedikit sakit karena sebelumnya aku belum pernah ditampar sama siapapun termasuk orang tua aku”.
"Guru seni budaya itu memang kejam dri, padahal kamu engga salah, andai aku bisa bantu kamu dri!!”.
"Sudahlah man lupain aja, sekarang setelah ini pelajaran bahasa indonesia aku gak akan masuk”.
"Iya gak usah aja dri, aku juga engga akan masuk.”
Andri dan Heman tidak akan masuk pelajaran selanjutnya meski itu jam pelajaran wali kelasnya. Guru bahasa indonesia masuk ke kelas, tetapi di kelas ia tidak melihat Andri dan Heman.
“Andri dan Heman kemana??, tanya guru kepada seluruh murid dikelas”. "Andri keluar bu sama heman” jawab teman satu kelasnya”.
"Kenapa Andri dan Heman keluar? Padahalkan seharusnya mereka tahu bahwa ini adalah pelajaran ibu??”.
"Andri pergi setelah mendapat tamparan dari guru seni budaya bu, kemudian andri pergi ke luar dan Heman menyusulnya!”.
"Kenapa Andri bisa ditampar oleh guru senibudaya?”.
"Engga tahu bu, entah kenapa hanya gara-gara ia menoleh kebawah kemudian ia disuruh kedepan dan ditampar oleh guru seni budaya tersebut”.
"Oh begitu yah, ya sudah sekarang kalian semua ada tugas mencatat materi ini, ibu mau ke kantor dulu sebentar dan jangan berisik juga keluar kelas yah?”. "IYA BU!!”.
ibu wali kelas kemudian pergi ke kantor dan membahas tentang kejadian Andri.
Ke esokkan harinya Andri mulai sekolah lagi. Ia menjadi topik pembicaraan disekolahnya. Tetapi ia tidak mempedulikannya. Ia bersifat dingin saja disekolah. Ia juga kemudian menjalani jadwal jam pelajarannya dengan baik kecuali pelajaran seni budaya. Semenjak kejadian itu Andri selalu bolos disetiap pelajaran seni budaya. Ia selalu pergi tanpa memberi ijin kepada pihak sekolah ataupun wali kelasnya. Walau hanya pelajaran seni budaya tidak masuk, tetap saja ia di cap nakal oleh guru bk, tetapi ia tidak mempedulikan hal itu.
Suatu hari ia berangkat ke sekolah tetapi ia tidak sampai ke sekolah karena ia masih merasa kecewa, dendam, dan takut untuk masuk ketika hari pelajaran seni budaya. Ia pergi ke rumah Heman dengan menggunakan sepeda motor. Hal tersebut membuat semakin tanda tanya sekolah kenapa dia tidak selalu masuk ketika hari rabu yang menjadi hari jadwal seni budaya. Kaka Andri yang bernama Rendy ingin ke sekolah untuk mengambil motor Andri. Kemudian ia berangkat ke sekolah dengan menggunkan angkutan umum. Ia sampai disekolah dan mencari Andri ke bagian piket sekolah.
“permisi maaf pak”.
"Oh iya ada yang bisa saya bantu??’.
"Saya mencari adik saya yang bernama rendy, bisa dipanggilkan pak??’. Oh tunggu sebentar,.”
Guru penjaga piket tersebut pergi untuk memanggil Andri ke kelasnya. Tetapi ternayata Andri tidak hadir ke sekolah.
“maaf pak, andri tidak masuk sekolah hari ini bahkan keterangannya alfa”.
"Ah masa pak? Bukan kah tadi saya lihat dia pergi berangkat sekolah dengan menggunakan motor??!!”sambil terkejut.
"Oh begitu tetapi Andri tidak masuk sekolah hari ini!.”
"Maaf pak boleh kan saya melihat absen ketidak hadiran Andri ??.
"iya silahkan pak”.
Rendy melihat absensi dan ia melihat Andri tidak pernah masuk sekolah setiap hari rabu. Hal tersebut membuat Rendy marah besar pada Andri. Kemudian ia kembali kerumah dan melaporkan semua kepada orang tuannya. Mendengar cerita dari Rendy, ibunya menangis kecewa dengan tanpa henti mengeluarkan air mata.
Andri kemudian pulang ke rumah dengan masih memakai seragam sekolah. Ia terkejut ketika tiba di rumah karena ia melihat ibunya menangis tanpa henti didepan Andri. Rendy merasa marah pada Andri dan menyuruhnya duduk untuk menjelaskan semuanya.
“KAMU DUDUK!!” sambil marah kepada Andri.
“ka,kenapa kamu marah begitu??”tanya andri sambil mengeluarkan air mata.
"KENAPA KAMU MELAKUKAN INI SEMUA HEH?? APA KAMU TIDAK SADAR DENGAN SIKAP KAMU YANG SELALU BOLOS SEKOLAH ???. “ maksud kaka apa?, andri enga ngerti??.
“ KAMU KENAPA BOLOS SEKOLAH? MAU JADI APA KAMU NANTI??? LIHAT IBUMU LIHHATTT!!!, IA MENAGIS KARENA SIKAP KAMU YANG JELAK DISEKOLAH!!”.
Andri menatap ibunya yang sedang menangis tanpa henti. Ia kemudian merasa menyesal dan mengeluarkan air mata.
“kak, dengerin Andri!!”sambil mengais. APA YANG AKAN KAMU JELASKAN? Sambil marah dan mengeluarkan air mata”.
"Kak, Andri takut sekolah disanah, karena Andri ditampar oleh guru senibudaya padahal Andri tidak memiliki salah apa-apa kak, selama Andri hidup, Andri belum pernah di tampar oleh ibu atau ayah bahkan kaka, Andri takut kak makanya Andri tidak masuk sekolah setiap hari rabu!!”.
"KENAPA KAMU TIDAK BILANG?? KAMU JANGAN MENGHINDARINYA DENGAN CARA KAMU BOLOS SEKOLAH, LIHAT IBU KAMU LIHAT!! JIKA KAMU TAKUT BICARALAH SAMA KAKA, KAKA AKAN MELINDUNGIMU.!!.
"maafkan Andri ka, maaaffff Andri menyesal”.
"Kamu tidak usah minta maaf pada kaka, kamu minta maaf pada ibumu.”
Kemudian Andri menghampiri ibunya dan memeluknya sambil meminta maaf dengan setulus mungkin karena ia merasa bersalah kepada ibunya atas sikap yang telah ia lakukan. Karena kasih sanyang seorang ibu yang sangat tulus, Andri di maafkan oleh ibunya. Andri berjanji tidak akan mengulangnya kembali. Suasana marah dan tangisan di rumah Andri mulai mereda.
Pada saat esok hari, Rendy kakanya Andri pergi kesekolah dengan memberikan alasan kepada sekolah mengapa Andri tidak masuk sekolah dengan memanggil guru yang bersangkutan dan menyelesaikan masalah. Andri mulai sekolah kembali, ia merasa tenang kembali saat sekolah. Masalah Andri dengan guru senibudaya telah selesai. Andri kembali lagi rajin dan merubah sikapnya menjadi lebih baik hingga ia lulus dan menempati bangku kelas 2. Ia kembali menjadi baik dan tidak bolos lagi. Ia kembali berteman dengan teman yang baik setelah tidak satu kelas lagi dengan Heman.
Saat itu, pembagian jadwal pelajaran baru, Andri melihat jadwal pelajaran dan guru mata pelajaran yang akan ia temui nanti di kelas. Kemudian ia melihat tulisan di jadwal pelajaran ips dengan guru bernama Rendy Septia, ia merasa aneh dan bertanya apa itu kakanya atau bukan.
Suatu hari pelajaran ips dimulai. Ia merasa aneh dengan guru yang bernama Rendy. Lalu tiba guru yang bernama Rendy dan ternyata itu adalah kakanya Andri. Kemudian Andri merasa kaget karena kakanya menjadi guru ips di kelasnya. Dari kejadian itu, semua murid satu sekolah menjadi tahu bahwa Andri mempunyai kaka yang menjadi guru disekolahnya. Rendy kakanya Andri bertujuan menjadi guru disekolah itu agar Andri mendpat perlindungannya dari dekat dan mengawasinya. Tetapi Andri tidak mengetahui hal tersebut, ia hanya berfokus pada belajar.
Setelah itu, tepatnya pulang sekolah, Andri pergi kesuatu tempat. Ia bertemu dengan teman perempuannya yang berbeda kelas.
“Andri kamu mau kemana??” tanya siti teman wanitanya”.
"Aku mau ke rumah teman aku”.
"Oh gitu.”
Tiba-tiba ada seorang wanita yang sedang jalan kaki dan memakai seragam sekolah. Ternyata wanita itu adalah teman sekelas siti.
“siti siapa wanita itu??’ tanya Andri”.
"Itu adalah Ranty teman aku di kelas, kenapa memang??’. :
"Engga, tapi kayanya aku suka, hehehe”.
"Apa?? Tumben kamu suka biasanya kamu dingin, tapi aku dukung ko”.
"Nah, gini aja siti, gimana aku anterin dia pulang, tapi kamu yang ajak dia”. "Emm ok, bisa di atur”.
"Iya kalau begitu makasih siti”.
Kemudian wanita yang bernama Ranty mulai menghampiri dan akan melewati Andri. Tetapi siti memanggilnya.
“ranty?? Sini!!”.
"Ranty menghampiri.
“ kamu mau kemana ranty??” tanya siti.
"Aku mau pulang,”.
" Gimana kalau kamu pulangnya gak jalan kaki?”.
"Eh emangnya mau naik apa kalau gak jalan kaki??’.
"Naik motor aja, ini kenalin dia Andri teman aku, dia akan mengantarkan kamu pulang!”.
"Ah engga usah!”.
"Ehh kamu jangan nolak.!!.
Ranty dipaksa oleh Siti untuk menaiki motor Andry. Meski ia tidak mau tetap saja ia dipaksa oleh Siti. Akhirnya Ranty mau diantarkan oleh Andry ke rumahnya. Andry langsung berangkat mengantarkan Ranty. Kira-kira 20 menit kemudian Andry sampai megantarkam Ranty.
“terimaksih”. Ucapan Ranty”.
"Iya sama-sama, ekh boleh kenalan engga??’ tanya Andry”.
"Boleh”.
"Aku andry”.
"Aku ranty”.
"Salam kenal yah”.
"Iya sama-sama, kalau begitu kamu mau ke rumah dulu?”ajak Ranty”.
"Oh engga usah, aku langsung pulang aja tapi bolehkan aku minta no handphone kamu??”.
"Buat apa?”.
"Ya bu,buat agar kita lebih kenal dekat lagi hehehe”.
"Oh gitu, ini no handphone aku 082764926592”.
"Ok terimaksih Ranty, kalau begitu aku pulang dulu yah”.
"Iya hati-hati Andry dan terimakasih”.
Setelah mengantarkan Ranty, Andri langsung pulang dengan raut muka yang bahagia dan ceria. Sampai dirumah, ada saudaranya yang bernama Hendri mengajaknya bermain. Ia ditawari bermain music oleh saudaranya agar menjadi seorang pemain dram, Andri pun tidak menolak tawaran yang telah diberikan. Ia pun berguru atau less music kususnya les dram di tempat orang yang pernah berpengalaman dalam dunia music. Kemudian Andri terus-menerus berlatih dram, ia juga mulai menyukai dengan alat music tersebut dan lama-kelamaan ia menjadi pemain dram yang handal. Hendri membangun band dengan jumlah 5 orang dan sebagai pemain dramnya adalah Andri. Band tersebut mulai berlatih di studio music setiap 2 minggu sekali.
Disisi lain Andri dan Ranty mulai dekat bahkan lebih dari itu. saat itu malam hari tepatnya malam minggu, Andri ingin membawa Ranty ke tempat latihan music distudio. Ia sebelumnya telah merencanakan kejutan untuk Ranty, dan tanpa berfikir panjang Andri akan menembaknya lewat nyanyian yang akan ia nyanyikan didepan Ranty. Di studio tidak ada siapa-siapa karena tempat itu telah Andri sewa.
Pada saat malam itu Andry membawa Ranty masuk ke ruangan music tempat studio.
“kita dimana?”tanya Ranty.
“kita berada distudio, tempat latihan aku bermain music bersama teman-temanku”.
“oh, tapi kenapa gak ada siapa-siapa?.
“ya memang disini tidak ada siapa-siapa.
“kenapa??” tanya Ranty dengan perasaan yang tiba-tiba membuatnya gemetaran.
Kemudia Andri mengambil gitar dan mempersiapkan kursi duduk untuk bernyanyi, Ranty pun melihat dan menatap Andry.
“aku persembahkan sebuah lagu ini untukmu, aku harap kamu menyukainya!."
Andri memetik sebuah alunan music dengan sangat indah dan romantis, ia menyanyikan lagu yang berjudul “Geisha _pilihan hati”
Berdiri ku disini hanya untukmu
Dan yakinkan ku untuk memilihmu
Dalam hati kecilku inginkan kamu
Berharap untuk dapat bersamamu
Aku kan ada untuk dirimuDan selalu tuk mu
Reff :
Terlukis indah raut
Wajahmu dalam benakku
Berikan ku cinta terindah
Yang hanya untukmu…
Tertulis indah puisi cinta
Dalam hatiku
Dan aku yakin kau memang
Pilihan hatiku
Dalam hati kecilku inginkan kamu
Berharap untuk dapat bersamamu
Dan yakinkan ku untuk memilihmu
Dalam hati kecilku inginkan kamu
Berharap untuk dapat bersamamu
Aku kan ada untuk dirimuDan selalu tuk mu
Reff :
Terlukis indah raut
Wajahmu dalam benakku
Berikan ku cinta terindah
Yang hanya untukmu…
Tertulis indah puisi cinta
Dalam hatiku
Dan aku yakin kau memang
Pilihan hatiku
Dalam hati kecilku inginkan kamu
Berharap untuk dapat bersamamu
Andri menyayikan lagu tersebut dengan sangat indah yang diiringi oleh gitar acoustic yang ia mainkan. Ranty terdiam dan membisu karena ia sangat tersentuh oleh apa yang Andri lakukan. Kemudian Andri berkata :
“Ranty aku telah menyanyikan sebuah lagu terindah ini, dan ungkapan hatiku lewat sebuah lagu ini, mau kah kamu menjadi pacarku??
Ranty tersenyum dan ia merasa kebingungan.
“ kenapa kamu ingin sekali menjadi pacar aku ??’
“ karena sejak pertama kali aku melihatmu, aku telah terbuai dalam asmara cinta yang aku arahkan untuk kamu, aku sengaja membawamu kesini karena aku ingin mengungkapkan isi hatiku yang sesungguhnya kepadamu, agar kamu tahu betapa aku mencintaimu ranty!”.
Ranti pun terdiam kembali, tak lama kemudian Ranty menerima cintanya Andri, mendengar hal tersebut Andri langsung berteriak bahagia tanpa ia sadari bahwa teriakan yang ia lakukan terdengar keluar. Andri sangat bahagia, kemudian ia mulai menjalin cinta dengan Ranty yang penuh kebahagian dan kesetiaan.
Disekolah mereka menunjukan betapa saling pengertian dan perhatian diantara mereka. Melihat hal tersebut kemudian semua siswa satu sekolah beserta guru-guru bahkan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah mengetahui hungungan Andri dengan Ranty. Bahkan ketika Andry atau Ranty jika masuk kedalam ruangan kantor guru mereka selalu dibicarakan dengan kata
“Ranty mana Andry ko kalian tidak bareng”,
tetapi lama-kelamaan hal tersebut sudah tidak aneh lagi terjadi, Andry atau Ranty sudah biasa mendengar hal itu dan mereka mulai terbiasa dengan gosip atau obrolan yang guru atau murid bicarakan tentang mereka.
Suatu hari sepulang sekolah Andry dan Ranty pulang bersamaan dengan menggunakan motor, tiba-tiba hujan turun mengguyur sangat deras. Mereka berhenti didepan warung dan menunggu hujan reda. Andry melihat Ranty kedinginan, kemudia ia melepas jaketnya yang ia kenakan untuk digunakan oleh Ranty. Andry sangat romantis hingga Ranty merasa nyaman dan percaya kepada Andry. Setelah itu hujan mulai reda mereka melanjutkan perjalanan pulang menuju rumah Ranty. Sebelumnya Andri tidak pernah pergi satu kali pun ke rumah wanita, tiba-tiba ia mulai berfikir dan ingin sekali ke rumah Ranty. Mereka tiba di dekat depan rumah Ranty.
“Ranty?? Apa suatu hari nanti aku bisa bermain ke rumah kamu??”
“emm boleh tapi itu juga jika kamu berani sih”.
“ok deh aku akan ke rumah kamu!!”
“kamu serius??.
“kamu serius??.
“ya aku serius, tunggu aja besok!”.
“ok awas kalau engga datang .”
“aku akan datang lihat saja nanti.”.
Keesokan harinya Andry benar-benar datang ke rumah Ranty, dengan perasaan hati yang gemetar dan raut wajah yang pucat karena takut ia kemudian mengetuk pintu rumah Ranty
“asalamualaikum!” sambil mengetuk pintu rumah, dan kemudian ibu ranty membuka pintu
“walaikumsalam, ada apa yah? Apa kamu mau bertemu ranty? Tanya ibu ranty,
kemudian dengan penuh rasa gemetar Andry menjawab dan berkata
“i,iya saya ingin bertemu dengan Ranty”.
“ooh kalau begitu silahkan masuk!.
Dengan detak jantung yang cepat Andry masuk ke rumah Ranty, ia pertama kali masuk ke rumah seorang wanita dengan mempunyai keberaniaan yang ia miliki, dan ia berkata dalam hati “aku harus berani beranii demi cinta”,
kemudian Ranty datang.
“ih kamu datang kirain Cuma becanda, ucap ranty dengan ekspresi yang kaget. “kan aku sudah bilang, aku akan datang ke rumah kamu besok!”,
“emm iya deh hehee”,
Ranty melihat kaki Andry yang sedikit gemetaran lalu ia menertawakannya. “hahhaa kenpa kamu? Kaya yang grogi gitu??”,
“ekh siapa yang grogi coba?? Aku engga grogi!” jawab Andri sambil menyembunyikan rasa malunya.
Lalu ranty menunjuk jari pada kaki Andri dan berkata
“itu kaki kamu kenpa gemetar ?? haha”..
muka Andry berubah menjadi merah.
“ii,iini....... aahh ok deh jujur saja ini pertama kali aku kerumah wanita, jadi kamu wanita pertama yang aku kunjungi dirumahnya”..
Rantypun tersenyum mendengar alasan itu.
“ooh gitu yah?, kalau begitu bentar aku mau ngambil minum dulu buat kamu”.
Setelah itu mereka berdua berbincang-bincang dengan penuh canda tawa, Ranty merasa semakin percaya kepada Andry.
Hari-demi hari telah mereka lalui, suka duka mereka lewati dengan penuh kesabaran, emosional, dan kekecewaan yang melanda hubungan mereka. Setalah lamanya mereka menjalin hubungan selama 2 tahun terukir kenangan yang melanda dan menjadi saksi sejarah yang telah mereka jalani bersama. Ketika itu ujian nasional tiba, mereka berdua melakukan ujian. Dan sebelum dimulai dan masuk ruangan, mereka meminta untuk saling mendoakan satu sama lain agar ujiannya bisa terlaksana dan terlalui. Kemudian, hari kelulusan tiba dan mereka dinyatakan lulus. Andry merasa sangat senang, ia akan melanjutkan sekolahnya ke SMA. Tetapi Ranty merasa sedih karena ia berfikir tidak mungkin melanjutkan sekolahnya, ia merasa lebih baik ikut bekerja bersama bibinya. Ranty merasa sangat terlihat sedih.
“kamu kenapa diam dan terlihat sedih Ranty?? Tanya Andry.”.
"aa,aaku gak apa-apa ko.
“kamu kenapa?? Cerita dong tidak boleh diam saja kan aku pacar kamu, cerita dong sayang!”.
"Jika aku cerita, apa kamu akan baik-baik saja??”.
“memangnya kenapa?? Ooohh iya aku tebak, kamu pasti akan pergi bersama aku kan untuk melanjutkan SMA bersama hehehee”.
“aku akan pergi ke Bandung!”.
“aa,apa ???”” dengan ekspresi Andry yang terkejut dan ia berkata
“ hahaaa kamu becanda kan?? Ayolah jangan malu-malu?.
“aku serius Andry, aku akan ke bandung”.
“kenapa? Apa kamu akan sekolah disana??”.
“engga, aku akan bekerja disana, ini memang rencanaku sejak dulu, aku gak akan melanjutkan sekolah.
” Kaa,kamu kenpa??.
“deeengeerriin aak....”.
“KAMU DIAM!!” ucap Andry dengan penuh emosi.
“Ranty? Kenpa kamu harus pergi? Kamu memang TEGA!!
Andry kemudian pergi dan meninggalkan Ranty, ia merasa kecewa jika Ranty harus pergi ke Bandung, Ranty memahami apa yang Andry rasakan.
Setelah kejadian itu Andry tidak pernah muncul kembali dihadapan Ranty. Ia menghilang tiba-tiba dan tidak pernah mengabari ranty lagi. Ranty merasa sangat merindukan andry, tetapi andry tidak pernah muncul kembali.
Kemudian suatu hari Ranty bersiap-siap untuk pergi, ia masih mengharapkan Andry muncul sebelum berpisah dengannya, tetapi harapan itu hanya semu. Ranty pergi menuju Bandung dengan menggunakan mobil. Andry sebenarnya melihat Ranty saat pergi, ia merasa sangat sedih dan kecewa. Ia sangat bersedih setiap hari, ia terus sangat merindukan Ranty.
Semenjak perpisahan terjadi, telah 5 tahun berlalu Ranty dan Andry tidak pernah berkomunikasi lagi. Andry telah duduk di kelas 2 SMA, ia sekolah dengan penuh konsentrasi, tetapi ia tidak memiliki pacar. Ia masih tetap sendiri dan tidak pernah berpacaran dengan siapapun. Ia tetap fokus belajar dan belajar.
Suatu hari Andry pergi ke toko buku, ia berencana untuk membeli buku pelajaran. Andry tak sengaja menabrak seorang wanita, lalu wanita itu berpaling dan melihat kepada Andry..
“maaf aku tidak sengaja!”.
Kemudian wanita itu menatap Andry dan berkata
“Andry?? Apa kabar kamu??”
“maaf kamu siapa??’.
“ aku Ranty!”.
Andry terkejut mendengar hal itu, ia pun terdiam dan mentap Ranty yang telah berubah menjadi lebih dewasa.
“kamu sudah menjadi dewasa yah Andry hehe !!”,
“ka,kamu Ranty??.
“iya aku Ranty, sudah lama kita tidak bertemu.”.
“i,iya rasanya sudah lama sekali”.
“ ekh Andry kita bertemu yah nanti di sekolah smp aku ada perlu dan mau bicara sesuatu sama kamu, aku tunggu jam 3 sore yah jangan lupa untuk datang!”.
Andry tidak menjawab tawaraa Ranty, ia hanya terdiam saja, Ranty pergi setelah mengatakan hal itu. Andry pulang ke rumahnya, ia kemudian memikirkan Ranty sambil berfikir harus datang atau tidak. Ia memutuskan untuk mendatanginya jam 3 sore. Ia pergi ke smp untuk bertemu Ranty, ia tiba di sana dan Ranty telah menati Andry. Ia menghampiri Ranty.
“ada apa??. Tanya Andry.
“ maaf yah aku ganggu kamu andry, aku Cuma mau bilang sesuatu!!”.
“apa itu?”.
“ disekolah ini adalah tempat kenangan yang pernah kita lalui bersama!”.
“yaa, semua itu telah musnah semenjak kamu pergi ke Bandung”.
"Maafkan aku Andry,”.
Andry terdiam. Lalu Ranty berkata :
“AKU AKAN MENIKAH !!”. Andry langsung terkejut dan terdiam, Ranty memberikan undangan kepada Andry dengan tanpa kata dan langsung pergi meninggalkan andry. Hati andry semakin sakit dan sedih, ia terdiam dan terpaku dalam suasana hati yang terkejut dan sedih. Ia menagis mengeluarkan air mata, ia menangis dan menangis. Ia berteriak dengan kata
“KENAPAA??? JIKA KAMU AKAN MELAKUKAN INI KENPA KAMU TIDAK MENGATAKAN PUTUS SAJA SEJAK DAHULU!!!!!!.
Suasana hati Andry kemudian tak menentu, ia menyendiri dikamar setiap hari dan menjalani hari disekolah dengan penuh kesedihan dan tanpa semangat. Melihat Andry sedih, pamannya memanggil andry untuk ke rumah pamannya. Disana, Andry dinasehati agar tidak sedih dan merelakan Ranty untuk pergi. Pamannya habis-habisan menasehati Andry yang sedih. Akhirnya Andry sedikit bangkit dari kesedihan, ia kemudian ingin bersikap lebih dewasa. Andry kemudian bingung dan ia harus datang atau tidak. Lalu paman Andri berkata :
“Andry, jika kamu ingin datang, datanglah dan jika kamu tidak bisa datang maka jangan memaksakan diri, tetapi menurut paman kamu datanglah ke acara penikahan pacarmu, tunjukanlah bahwa kamu itu laki-laki sejati, tunjukan juga kamu adalah seorang pelajar yang berbudi pekerti yang luhur!”.
Mendengar kata-kata itu Andry langsung menghayati dan meresapi apa yang pamnnya katakan. Dengan berfikir panjang dan tekadnya telah bualat, ia memutuskan akan datang ke pesta pernikahan Ranty.
Hari pernikahan Ranty telah tiba, semua tamu undangan mendatangi pernikahan ranty, semua teman smp bahkan teman kerjanya datang dengan ramai-ramai. Ranty melihat kenan dan kekiri, tetapi ia tidak melihat sosok Andry. Tak terasa pernikahan Ranty telah hampir selesai, semua tamu telah datang. Ketika acara penutupan dimulai, tamu terakhir kemudian mucul, yaitu Andry. Ia datang ke pesta pernikahan Ranty. Ia tampil dengan penuh pesona sehingga semua keluarga dan tamu yang masih tersisa terpaku dan memandang Andry yang datang dengan penuh senyuman dan ketampanan. Andry datang dengan menunjukan perasaan yang bahagia dan ceria meski sebenarnya hati yang ia rasakan hancur dan penuh luka. Andry mengucapkan selamat kepada Ranty atas pernikahannya. Lalu ia pergi setelah mengucapkannya. Andry pulang ke rumah dengan hati yang sangat terpukul. Ia sangat sedih dan menangis setalah pulang dari pernikahan Ranty.
1 tahun telah berlalu, Andry duduk di kelas 3 SMA. Ia masuk kelas favorit disekolah. Tepatnya hari pertama masuk kelas, semua murid akan memperkenalkan diri. Kemudian guru seni music sekolah masuk ke kelas dan meperkenalkan dirinya. Lalu guru tersebut menawarkan kepada siapa saja yang bisa bermain music dan gitar agar bisa untuk memainkannya didepan.
“siapa yang bisa bermain Gitar dan bernyanyi ??”tanya ibu guru kepada murid baru kelas 3 SMA.
“saya bu!!”kata Andri. “oh iya silahkah kedepan dan perkenalkan nama kamu siapa??”.
Andri ke depan untuk tampil dihadapan teman-teman barunya.
“Nama saya Andri septia, saya suka bermain musik”.
Kemudian Andri mulai memegang gitar dan memetik sebuah alunan musik yang tenang. Ia membawakan lagu yang berjudul “SHE-Bukan Sembarang Hati”.
Ia bernyanyi dengan penuh penghayatan sehingga air matanya keluar dan memberikan suasana yang sedih, dengan suaranya yg begitu bagus dan merdu semua teman satu kelas yang mendengarkannya menangis dan terharu. Tepuk tangan yang meriah diberikan kepada Andry oleh semuanya. Dari situ ia menjadi semakin terkenal dan populer disekolahnya terutama dimata para wanita.