Saat cinta pergi dengan alasan
Saat itu masa sekolah yang
meriah dilapangan basket. Tak jarang banyak pemain basket yang keren dan kece.
Contohnya Arwi. Ia adalah siswa SMA 1 nusa. Ia dinobatkan sebagai orang paling
jago dalam bermain bola basket. Tak jarang para wanita selalu bersorak
dipinggir lapangan dan selalu berterik “ARWI WE LOVE YOU AND YOU IS THE BEST!”.
Saat itu pertandingan bola basket berhasil dimenangkan oleh kelas B yang
ditempati Arwi. Semua satu kelas bersorak untuk kemenangan atas petandingan
yang telah berlalu.
“ loe keren wi “ ucap teman satu kelasnya
“ hehe makasih, tapi maaf ya bila tadi
permainnan aku tidak maksimal teman !”
“ ngapain kamu minta maaf, jelas-jelas kamu
yang paling hebat waktu bermain! Iya gak teman-teman ??
“ IIYYAA!! “ sorak teman satu kelasnya
Mereka semua bergembira atas
kemenangan yang telah mereka raih. Tiba-tiba hal tak terduga muncul wali
kelasnya yang super killer datang dengan raut muka yang begitu kejam dan tajam.
Melihat hal itu semua siswa kelas B langsung kembali duduk menuju bangku
masing-masing dan suasana gembira berubah menjadi hening.
“ok anak-anak dengarkan ibu yah !!” ucapnya
sambil menatap dengan tajam.
“ iya bu!!!”
“ hari ini ibu akan menyampaikan berita baik
dan buruk kepada kalian, mana yang pertama kalian dengar ??”
“ berita baik buu!!” ucap semua siswa kelas B
“ berita baiknya adalah selamat kalian telah
menjadi juara 1 basket dalam
petandingan yang telah sekolah gelar, dan karena
kalian telah menjadi juara satu maka ibu akan teraktir kalian makanan sepuasnya
direstorant hari minggu nanti !!
Mendengar hal itu semua siswa
kelas B sontak kembali gembira dan berteriak hore!! Begitu keras.
“ tapi bu berita buruknya apa?” tanya Arwi.
“ berita buruknya adalah ibu mendapat laporan
bahwa hari ini kita akan berpisah
dengan teman kita yang bernama Angel karena
ia akan pergi keluar negeri untuk melanjutkan studynya.
Kemudian semua murid kaget dan
terdiam. Terutama Arwi tiba-tiba merasa diam dan terkejut mendengar berita
buruk itu. Setelah menyampaikan berita baik dan buruk kepada murid, ibu guru
yang selalu dijuluki killer oleh kelas B keluar dari kelas.
Arwi kemudian berlari mengejar
gurunya dan ingin memastikan apa yang terjadi
“bu, bu, bu!!” ucapnya sambil berlari
“ ada apa kamu Arwi? Kenpa tiba-tiba kamu
berlari kesini??
“ bolehkah saya bertanya kepada ibu ?!”
“ kamu mau nanya apa?”
“ ke,kenapa Angel harus pindah sekolah
dan..... ke,kenapa dia tiba-tiba ingin pindah ?
“ entahlah, ibu juga tidak
tahu tapi yang ibu dengar Angel akan menetap diluar negeri bersama kedua orang
tuanya!”
“ a,apaa?!! Luar negeri, dimana luar
negerinya bu?
“ Paris, France”
“ pa,paris?? Begitu jauhkah ??
“ memangnya kenapa?? Kamu mau kesana ??
“ ya engga bu.. ya udah terimakasih bu!”
Arwi berlari
pulang sekolah dengan mendadak. Ia pergi menemui Angel. Ia berlari dengan
sepenuh tenaga dengan raut muka yang begitu tergesa-gesa.
Kira-kira 30 menit
Arwi berlari menuju rumah Angel. Ia tiba didepan pintu rumah Angel, namun suasana
rumah Angel terlihat sangat sepi dan sepertinya tidak ada seorang pun dirumah
itu. Gerbang rumah Angel terkunci rapat dengan kunci gembok. Melihat hal itu,
Arwi kemudian merasa gelisah karena sepertinya Angel telah pergi. Ia berlari
lagi dengan cepat dan ia berfikir harus menyusul Angel menuju bandara. Tanpa
berpikir panjang Arwi langsung pergi menuju bandara dengan berlari kencang
meski jarak bandara yang akan ia tempuh sekitar 1 jam lebih.
Alhasil, ia tiba
dibandara penerbangan. Ia masuk kedalam dan mencari kesana kemari sambil
berkata dalam hati “ANGEL KAMU DIMANA?”. Arwi tidak menemukan Angel di area
bandara. Ia kemudian merasa sedih karena ia harus kehilangan Angel. Saat ia
berbalik ke belakang, terlihat Angel bersama kedua orang tuanya. Dan tanpa
berfikir panjang Arwi langsung berlari menghampiri Agel sambil berteriak “
Angel tunggu!!”. Karena teriakannya cukup keras, Angel berhenti dan melihat
Arwi yang sedang berlari menghampirinya.
“ Arwi! Kenapa kamu kesini??” Tanya Angel.
“ Angel kenapa kamu akan pergi keluar
negeri??” Tanya Arwi dengan tatapan yang tajam.
“ haha memangnya
kenapa wi? Ada yang salah gitu??
“AADDAA!!. Jawab
Arwi dengan keras.
“ apa yang salah
dan…..”
“ aku mencantaimu
Angel !!!”
Mendengar hal itu,
Angel terdiam membisu. Ia tidak berkata apa-apa dan hanya diam menatap Arwi.
“ dengarkan aku
Angel, aku mencintaimu dan aku tidak mau kehilangan kamu!” ucap Arwi lanjutnya.
“ ke,kenapa kamu
mencintai aku ??” jawab Angel dengan raut yang kaget.
“aku tidak
memiliki alasan kenapa aku mencintaimu Angel !”
Arwi mengatakan
cintanya kepada Angel dengan begitu serius ditengah keramaian orang-orang yang
mengelilinginya. Tiba-tiba pengumuman jam terbang peswat menuju Paris akan
segera berangkat.
“maaf wi! Aku
engga punya waktu buat lama-lama berbicara disini dan aku harus pegi. Maaf!”.
Ucap Angel sambil pergi.
Arwi kemudian
terdiam saat Angel mengucapkan selamat tinggal kepadanya. Ia tidak bisa berbuat
apa-apa selain melihat langkah demi langkat berjalan Angel pergi. Ia
membayangkan masa lalu yang pernah dilewati dengan Angel selama masa SMA.
Tiba-tiba ia tanpa berpikir sekalipun hingga ia berkata
“ANGEL!! AKU AKAN
MENGEJARMU HINGGA NEGERI FRANCE SUATU HARI NANTI SAAT AKU AKAN MENEMPUH
PENDIDIKANKU DI PARIS NANTI. AKU BERJANJI!!”.
Ucap Arwi sambil berteriak pada Angel yang tanpa henti berjalan
meninggalkan Arwi.
Saat itulah Arwi
berpisah dengan Angel. Saat itulah mungkin bagi Arwi hanya bisa menatap wajah
Angel. Dan saat itu juga air mata Arwi menetes hingga batas tak terbendung.
3 tahun berlalu
tak terasa Arwi kini menginjak kursi Universitas. Ia berada ditingkat 2 dengan
mengambil jurusan sastra France. Ia berubah menjadi orang yang rajin belajar
dan bahkan dipercaya oleh dosen sehingga ia juga diangkat sebagai asisten
dosen. Hari demi hari Arwi melewati dengan kesendirian. Ia selalu focus dengan
apa yang ia targetkan selama kuliah. Ia juga tidak pernah memiliki kekasih yang
mendampingi hidupnya.
Saat itu
Universitas mengadakan test mencari pendamping dosen untuk melakukan menelitian
ke Negara France. Mendengar hal itu, Arwi bertekad untuk bisa pergi menemani
dosenya untuk pergi ke France. Test tulispun dimulai. Arwi mengikuti test itu
dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat.
1 bulan berlalu
setelah test dilaksanakan. Tibalah hari pengumuman hasil test dimading kampus.
Semua orang berlomba-lomba untuk melihat hasil test yang ada dimading. Alhasil
Arwi menjadi salah seorang mahasiswa yang lulus untuk menemani penelitian ke
France. Ia sangat bahagia sehingga ia melompat-lompat dan bertriak “horee aku
berhasil”.
Akhirnya Arwi
pergi dengan penuh semangat menuju negeri France. Ia berangakat bersama dosen
sastra France dengan tanpa biaya yang ia tanggung. Saat ia berjalan dibandara,
ia teringat masalalu bersama Angel yang pernah terjadi. Namun, ia cepat
melupakan masalalu yang menyedihkan itu dan akan digantikan dengan kebahagiaan
saat ia bertemu dengan Angel nanti. Kemudian ia masuk kedalam pesawat dan
terbang menuju France.
Dengan suasana
raut wajah yang gembira, dosen yang meperhatikan Arwi hingga penasaran dan
bertanya
“ Arwi? Sepertinya
kamu senang sekali karena akan pergi ke France.” Tanya dosen
“ iya prof. saya
sangat senang sekali!” jawab arwi dengan gembira.
“ apa yang membuat
kamu senang hingga gembira seperti ini?”
“ hehe engga prof!”.
“ gak apa-apa
cerita aja, sambil nunggu lamanya perjalanan!”
“emm gimana yah..
hehe..!. gini prof saya sangat senang pergi ke France karena saya ingin bertemu
dengan seseorang!”.
“ oh begitu,
memangnya siapa yang akan kamu temui? Keluarga? Saudara? Atau siapa?
“ seseorang
prof, dan dia juga bukan keluarga
ataupun saudara hehe”.
“lalu siapa?”
“wanita yang saya
sukai!”
“ ahahahaa begitu
yah! Giamana kamu bisa bertemu dengan dia? Apa kamu pernah ke France
sebelumnya?
“belum prof, saya
belum pernah ke France sebelumnya dan saya juga bertemu dengan dia 3 tahun yang
lalu saat kami berpisah waktu SMA dulu!”
“ SMA? Ternyata
sudah lama yah. Tapi gak apa-apa semoga kalian dapat bertemu nanti disana!”
“iya terimakasih
prof!”
Mereka
berbincang-bincang asiknya bersama dipeawat. Hingga mereka terlelap dalam mata
yang tertutup dan beristirahat dengan tenang.
5 jam perjalanan
yang ditempuh Arwi menuju France. Dan kini ia tiba di negeri romantic itu
tepatnya di kota Paris. Suasana disana begitu indah dan penuh orang yang sedang
berwisata. Kemudian tugas Arwi dimulai untuk membantu dosennya meneliti bahasa
yang digunakan di France. Apakah orang-orang France menggunakan bahasa yang
baku atau tidak. Arwi memulai penelitiannya dengan berkunjung ke berbagai
tempat dan melakukan dialog langsung dengan orang France. Setelah ia melakukan
penelitian ke berbagai tempat, ia memutuskan untuk melakukan penelitian
terakhirnya di tempat yang sering banyak orang bilang yaitu menara Eiffel. Saat
tiba disana ia kemudian bertemu dengan wanita yang memakai jaket warna putih
yang sedang memandang menara Eiffel bersama seorang laki-laki yang mungkin
adalah kekasihya.
“ excuisme, que
(apa)…..” sambil terkejut saat mentap wanita itu.
Hal tak terduga
terjadi karena Arwi harus bertemu dengan Angel.
“Angel?” ucap
lanjutnya.
“Arwi?”
Kemudian Angel
membawa Arwi sedikit menjauh dari seorang laki-laki yang sedang bersama Angel.
“Angel kamu apa
ka…..”
“cukup Arwi!”
dengan penuh emosi Angel menjawab.
“ke,kenapa??”
“ apa yang kamu
lakukan disini?
“a,aku sedang
mengadakan penelitian disini bersama dosen. Dan aku juga bertujuan untuk
mencari kamu setelah penelitian tapi akhirnya aku bertemu kamu disini!” dengan
penuh kegembiraan Arwi menjawab.
“penelitian? Lalu
kenapa kamu mencari aku jika kamu kesini hanya untuk penelitian?
“iya kan sambil
mencari kamu Angel! Jadi aku akhirnya bisa menepati janji aku saat kita
berpisah dibandara dulu!”
“ lalu apa yang
akan kamu lakukan setelah berhasil menepati janjimu??
“aku akan mengatakan yang kedua kalinya sekarang bahwa aku sangat mencintaimu Angel?”
“aku akan mengatakan yang kedua kalinya sekarang bahwa aku sangat mencintaimu Angel?”
“ kenapa kamu mencintai aku lagi?”
“karena sama
seperti dulu, aku tidak memiliki alasan kenapa aku mencintaimu!’
“ maaf wi, maaf!!”
“maaf kenapa?
“ aku tidak bisa
menerima cinta kamu!!:
“a,apa?? Kenapa?
Apa ada yang salah??
“tidak ada wi!
Cintaku telah dimiliki!
Mendengar hal itu,
Arwi kembali lagi teridam seperti 3 tahun yang lalu. Ia merasa terkejut dengan
apa yang telah dikatakan Angel.
“wi kamu
seharusnya tidak mengejarku hingga kesini, dan lihat lah jari tanganku! Sebentar
lagi aku akan menikah!” ucap Angel lanjutnya.
“haha kamu pasti
bencanda kan? Karena selama SMA kamu suka be….."
“kali ini aku
serius !!, maaf wi aku harus pergi lagi dan takan pernah kembali seperti dulu!,
,maaf wi!”. Sambil pergi.
Angel pergi mengucapkan
perpisahan yang kedua kalinya. Arwi kembali terdiam mebisu dan ia tidak bisa
melakukan apa-apa lagi kecuali menangis dalam hati. Ia melihat Angel pergi
bersama orang lain didepan matanya yang diselimuti suasana romantic menara
Eiffel dan hujan air mata yang takan pernah terganti.
amanat
"hal yang dapat dipetik dari cerita diatas adalah jangan pernah menyianyiakan orang yang berani berjuang mempertahankanmu saat ia berusaha mengejarmu sampai ditempat yang romantis!"
