Karena aku telah bersamamu
Ada
sebuah cerita yang tidak kalah keren dari yang lainnya. Ada seorang laki-laki
yang tampan dan keren. Ia bernama Vandy. Ia sangat suka berolahraga dan membaca
sebuah tulisan buku novel. Ia sangat mahir bermain bola basket, tak jarang
ketika ia sedang bermain bola basket, lapangan selalu penuh dipadati oleh
gadis-gadis satu sekolahan. Tetapi Vandy memiliki sikap yang pendiam sehingga
ia dipandang sebagai laki-laki yang “cool”. Ia juga adalah seorang anak kaya
karena sekolah dan perusahaan besar yang ada dikota tempat ia tinggal sebagian
besar adalah milik perusahaan orang tuanya. Ia juga tidak pernah bergaul dengan
orang lain kecuali dengan saudara dekatnya yaitu stevan, jhon, kiki dan darwin.
Diantara mereka berlima, vandy lah yang paling keren dan tampan.
“treeeenngg!!”,
bel tanda istirahat berbunyi. Pada saat itu semuanya sedang berada dikantin,
lalu bibi kantin menghampiri dan memberikan layanan kepada mereka.
“bi pesan
makanan dan minuman yang enak yah buat kami?” pesan darwin, “iya tuan” jawab
bibi kantin lalu pergi.
“ekh brothers bagaimana jika nanti pulang sekolah
kumpul ditempat biasa? Ajak stevan kepada semua.
“wah asik tuh”, jawab jhon,
lalu kiki dan darwin juga sama berkata seperti itu.
“setujukan? Bagaimana
menurutmu vandy?” tanya stevan, lalu vandy menjawab iya”, nah gitu dong ucap
stevan.
Kemudian
bibi kanting datang dan memberikan makanan kepada mereka, lalu mereka makan
bersama. Setelah itu mereka bergegas kembali ke kelas. Ditengah perjalanan
mereka bertemu wanita yang sedang tergesa-gesa dan menabrak tepat pada vandy.
“jebreddd wanita itu menabrak vandy,
“aww,
kamu jalan bisa lihat-lihat engga sih?? Tanya vandy”
“maaf,
saya terburu-buru.. byee.. sambil pergi menuju ruangan guru.
Vandy
pun terdiam dan aneh karena baru melihat wanita itu.
“ekh
van apa kamu kenal wanita yang tadi?? Tanya stevan..
“engga”,
jawab vandy sambil terdiam..
“lalu
kenapa kamu diam dan menatapnya??
“haha
jangan-jangan vandy suka sama wanita tadi!!” ocehan darwin
“
ekh win, gak mungkin vandy suka sama wanita tadi, kan vandy sudah punya pacar
yaitu stella yang sedang ada di London.. ucapan kiki
Saudaranya
membicarakan tentang wanita itu, tetapi vandy hanya diam saja, lalu mereka pun
pergi ke kelas untuk mengikuti jam pelajaran. Di kelas mereka menjadi pusat
perhatian para wanita tetapi mereka hanya bersikap dingin saja.
Ttreeeeennggg”,
bel sekolah berbunyi bertanda pelajaran sekolah telah selesai, semua siswa
bubar setelah mengikuti jam pelajaran.
“ekh
brother, jadi yah kita kumpul ditempat biasa?? Ajak stevan pada semua.
“yoii
man.. jadi dong !!” ucap darwin..
“ok
sip, jangan lupa yah.. “ucap jhon
“kalau
begitu ayo kita pulang!” ajak kiki..
Vandy
hanya bersikap diam saja, tak ada kata yang ia ungkapkan. Mereka berlima pulang
kerumahnya masing-masing. Tetapi sebelum pulang kerumah, vandy pergi ke toko
buku. Disana ia melihat dan membaca buku selama 1 jam. Setelah itu ia bergegas
ke kasir untuk membeli buku. Ia pergi keluar lalu melihat sosok perempuan yang
pernah bertabrakan dengannya disekolah tadi. Perempuan itu sedang berjualan
buah-buahan dengan ibunya. Vandy menatap wanita itu tanpa henti, tak lama
kemudian vandy langsung pergi pulang.
Setelah itu ia tiba dirumah.
“asalamualaikum!!
“walaikum
salam, kamu sudah pulang van??
“iya
mah, mamah lagi apa??
“mamah
lagi istirahat, sudah pulang meeting tadi diperusahaan, gimana kamu
sekolahnya??
“ya
gitu biasa aja..”
“biasa
gimana?? Cerita dong sama mamah!!”
“iya
nanti aja deh mah”
“kamu
itu kebiasaan yah jika mamah bertanya padamu, ya sudah kamu ganti baju dulu
sana lalu sarapan dan jangan lupa juga mandi+sholat!”
“iya
mah, tapi mah setelah itu vandy mau kumpul sama stevan dan yang lainnya”
“iya
boleh, ditaman biasa kalian kumpulkan?? Tapi jangan pulang terlalu larut malam”
“iya
mah, kalau begitu vandy ganti baju dulu yah!”
vandy pergi ke kamarnya.
Sore
hari tiba, vandy bersiap-siap untuk pergi. Ia tampil dengan sangat rapih bahkan
bisa dibilang “cool” dan ia menegendarai speda motor untuk pergi dan menjumpai
yang lainnya di taman. Vandy tiba disana dan semuanya telah menanti kedatangan
vandy, mereka berkumpul bersama dan menghabiskan waku kebersamaannya dengan
penuh canda tawa. Dalam suasana taman yang indah dengan aroma angin yang
berhembus tenang dan penuh bunga beserta pepohonan hijau dilengkapi aliran
sungai yang mengalir diatas jembatan kecil yang menghiasinya. Mereka selalu
berkumpul setiap hari sabtu ditempat tersebut hingga munculnya suatu
pemandangan indah senja yang tidak ada duanya.
“heyy
vandy, kiki, stevan, jhon, lihat! Senja telah tiba, matahari akan tenggelam!
Ayo cepat sini!!, teriakan darwin.
vandy dan yang lainnya menghampiri darwin yang sedang berada dijembatan
kecil. Mereka berkumpul diatas jembatan kecil itu sambil menatap matahari yang
akan tenggelam.
“
ini dia, pemandangan yang selalu dinanti ketika kita berada ditempat ini, senja
terindah dimulai !! ucap stevan..
“ya,
tak kusangka ini tempat akan menjadi tempat terindah ketika senja tiba dan akn
menjadi tempat kenangan kita bersama!!.. ucap darwin.
“smoga
ini menjadi sejarah kta berlima, kita berlima adalah saudara jadi jangan pernah
terpisah sampai kapanpun!! Ucap kiki..”
Vandy
tersenyum, ia terlihat sangat bahagia ketika hari ini tiba. tak terasa senja
telah ditelan oleh gelapnya langit malam. Mereka berlima pulang ke rumah
masing-masing.
Vandy
tiba dirumah, ia langsung pergi kekamarnya untuk beristirahat.
“kkrrriinnnggg”
suara alarm menyala
Mendengar
hal itu, vandy bangun dari tidurnya yang terlelap, ia langsung bergegas kekamar
mandi. Setelah itu ia bersiap-siap untuk berolahraga lari pagi hingga ia merasa
segar, selesai olahraga ia mandi dan berencana akan pergi ke toko buku karena
setiap hari minggu ia selalu menyempatkan diri untuk membaca buku selama 1 jam
dan membeli buku yang menurut ia menarik. Tiba disana, ia melihat dan memilih
buku yang bagus, ternyata ia mendapatkan sebuah buku novel yang bagus dan
menarik sehingga ia tertarik untuk membacanya. Novel itu memberikan kesan yang
sangat seru dan keren hingga vandy sangat menyukai dan kemudian ia membeli
novel tersebut.
“pak,
saya ingin membeli novel ini, harganya berapa??
“
RP.50.000 va”, jawab kasir penjaga buku
“ok..
ini novel baru yah pak??
“iya,
ini baru diterbitkan kira-kira 2 minggu yang lalu, malah setelah saya lihat
novel itu pengarangnya masih muda
“masa
sih pak?? Berapa usianya?
“ya
kira-kira usia kamu lah, usia SMA
“oh
gitu yah pak
“iya
baca saja, nama pengarang novel itu bernama Velly Intan, katanya ia duduk
dibangku 2 SMA
“oh
gitu yah pak, ok deh aku beli buku ini..
“iya
silahkan, tapi jika kamu ingin tahu orangnya dia ada disekitar sini..
“dimana?
“tuh
disebelah kanan, itu dia! (sambil menunjuk keluar)
Lalu
vandy melirik ke kanan tepatnya melihat keseberang jalan, ia terkejut melihat
wanita itu karena wanita itu adalah seseorang pernah menabrak vandy disekolah.
“
hah, apa benar dia orangnya ??
“iya
benar, kenapa kamu jadi bengong gitu? Jangan-jangan kamu tertarik dengan wanita
itu yah?
“bukan
begitu pak, tapi terimakasih yah pak.. (sambil pergi)
“iya
sama-sama
Lalu
vandy keluar dari toko buku, ia pun diam dan memperhatikan wanita yang menjadi
pengarang novel tersebut, ternyata wanita itu sedang melihat-lihat bunga.
Sambil memegang novel, vandy terus menatap wanita itu dari seberang jalan
dengan tatapan mata yang sangat tajam. Dan dari seberang jalan juga, wanita itu
menatap balik kepada vandy yang sedang memperhatikanya. Melihat hal itu, ia
(velly intan) merasa aneh dan berkata
“itu cowo kenapa yah? Aneh banget terus
aja menatap dengan tatapan yang tajam ke arahku??”).
Tak
lama kemudian vandy berhenti menatap wanita itu dan langsung bergegas
menyalakan sepeda motor lalu pergi pulang ke rumah.
Vandy
tiba dirumah. Ia pergi kekamar dan berbaring diatas sofa sambil
menatap novel yang ia beli tadi. Lalu ia tertidur lelap sambil memegang novel
yang ia bawa.
Esok
hari tiba, vandy bangun pagi dan ia bersiap untuk pergi kesekolah.
‘
selamat pagi anak mamah yang keren dan tampan!!
“
pagi juga mah,
“duduk
sini, ayo sarapan pagi dulu”
“iya
mah, tapi mah boleh vandy bertanya sama mamah?
“tanya
apa sayang??
“ayah
gimana kabarnya diluar negeri??
“semoga
ayahmu baik-baik, ia pasti sedang sibuk sekali mengurusi perusahannya disana
“oh
begitu yah..
“kenapa?
Kamu kangen sama ayah kamu?
“emm
engga, ya sudah vandy berangkat dulu yah mah !! dahh
Vandy
langsung pergi berangkat sekolah, tetapi ibu vandy dapat merasakan apa yang
vandy rasakan bahwa ia sangat merindukan ayahnya. Kemudian ibu vandy berfikir
bagaimana caranya agar vandy bisa bertemu ayahnya. Akhirnya ibu vandy
memutuskan akan membawa vandy pergi keluar negeri untuk menemui ayahnya sebagai
hadiah ulang tahunya nanti dan sebagai obat rindu sang anak kepada ayahnya.
Vandy
tiba disekolah, ia langsung bergegas menuju kelas
“treeennggg” bell masuk kelas
berbunyi
“selamat
pagi anak-anak.. ucap guru
“paaaggiii
buu!’
“baik,
sebelum kita memulai jam pelajaran hari ini, kalian disini akan mendapatkan
teman baru.... “silahkan masuk”
Murid baru itu masuk kedalam kelas, ketika ia masuk kedalam kelas semua
pandangan mata tertuju kepada murid baru tersebut. Melihat hal itu, vandy
langsung terdiam dan merasa kaget karena murid baru itu adalah seorang wanita
yang ia jumpai kemarin diseberang toko dan ia adalah sipengarang novel yang
vandy beli kemarin dan wanita itu juga pernah tabrakan dengan vandy pada saat
itu.
“ekh
van bukankah dia wanita yang menabrakmu pada saat itu?? Bisik stevan pada vandy
“iya
stev.. sambil teridam
Wanita
itu memperkenalkan diri didepan kelas.
“haaayyy
semua, perkenalkan nama saya Velly intan, saya bisa dipanggil velly, saya murid
baru disini. Saya berharap bisa saling bekerja sama dengan kalian semua..
“baik,
sekarang kamu boleh duduk velly... ucap guru
velly duduk, kebetulan ia duduk disebelah vandy. Jam pelajaran dimulai.
Meski
murid baru, velly intan tetap menunjukan bakat prestasinya dalam proses belajar
dikelas, ia sangat aktif sekali.
“ttreenngg” bel tanda istirahat
berbunyi
“waahhh
istirahat nih, ayo kita pergi kekantin.. ajak stevan.
mereka pergi kekantin.
“ekh
brother, hari ini aku teraktir yah kalian semua!! Ucap stevan
“wwiiiss,,
asikk tuhh” ucap darwin
“tumben
kamu mau nelaktir kita” ucap kiki
“hahaaa
sudah deh ki, kita makan aja yang banyak” ucap jhon
“kalian
makan deh yang banyak..” ucap stevan..
semua
makan bersama, tetapi vandy tidak ikut makan. Ia hanya diam dan memikirkan
murid baru tadi.
“van
kenapa kamu diam saja sih? Apa ada masalah? Tanya stevan
“ia
van dari tadi kamu diam aja terus..” ucap kiki
“van,
jika ada apa-apa cerita dong jangan begitu” ucap darwin
“iya
nih, kamu buat kita semua jadi penasaran dan kawatir sama kamu” ucap jhon
“a,
aku tidak apa-apa ko, maaf yah sudah buat kalian semua kawatir tetapi santai
aja aku gak apa-apa ko.. ucap vandy
“yang
bener?” ucap kiki
“iya
beneran.. ucap vandy
“iya
syukur deh kalau begitu, tapi ngomong-ngomong kenapa kamu membawa novel itu
terus sih? Ucap kiki
“iya
yah baru teringat, biasanya kamu punya novel itu selalu dibaca dan disimpan
dirumah, tapi tumben kamu membawanya terus? Ucap stevan
“ohh
iini aku baru membelinya, aku lupa menyimpannya jadi aku membawanya deh.." ucap
vandy
“ooohhhh
....." ucap mereka bersama
“iya,
kalau begitu aku pergi dulu yah sebentar.. dahhh.. (sambil pergi)
“
kenapa yah dia tiba-tiba pergi.." ucap kiki
“
kamu sih ki pake acara nanya tentang novel yang ia bawa, mungkin ia sedikit
tersinggung.. ucap darwin
“kenapa?
Apa aku salah? Enggakan, aku Cuma aneh aja kenapa dia membawa novel tadi gak
biasanya dia bawa kemana-mana.. ucap kiki
“
iya juga sih, aku merasa heran juga.. ucap stevan.
“sudah-sudah
yang penting kita makan aja dulu,, ucap jhon
“EEEUUUUHHHHH’
teriakan mereka bersama pada jhon.
Disisi
lain vandy pergi menuju perpustakaan. Tadinya ia berencana untuk menyendiri dan
membaca novel disana. Tetapi hal itu gagal ia lakukan, karena ia bertemu dengan
velly intan perpustakan. Kemudian vandy melirik novel yang ia bawa dan berkata
: “ ini novel karaya wanita itu, jujur aku kagum pada dia. Apa aku harus
medekati dia agar aku tahu, tapi kenapa yah malah gemeteran begini?”. Tak lama
kemudian vandy menghampiri velly intan yang sedang berdiskusi dengan temanya
diperpus.
“maaf,
apa kamu velly intan??
“iya,
memang ada apa??
“bisa
kita bicara sebentar?
Mendengar
hal itu, teman velly intan kemudian pergi..
“iya
memang apa yang akan kamu bicarakan?? Tanya velly
“maaf
jika aku mengganggu obrolan dengan temanmu
“iya
gak apa-apa ko, emang kenapa?
“apa
kamu pengarang novel ini?? (sambil menunjukan novel)
“oh
iya benar, ini adalah karangan novel aku yang pertama..
“oh
begitu yah, tapi bolehkan kamu menandatangani novel ini?
“boleh,
dengan senang hati...
Velly
intan menandatangani novelnya.
“ini
sudah aku tandatangani..
“terimakasih..
“iya
sama-sama.. tapi aku juga berterimakasih karena kamu telah membeli novel
karangan aku..
“i,
iya ...
“boleh
aku kenalan??
“boleh...
“aku
velly intan..
“aku
vandy..
Mereka
pun menjadi saling mengenal satu sama lain. Kemudian disisi lain terutama
setelah makan dikantin jhon, stevan, darwin dan kiki kebetulan jalan menuju
kelas melewati perpus. Mereka tak sengaja melihat vandy yang sedang berbicara
dengan velly intan.
“ekh tunggu... lihat itu
“ ada apa jhon??
“ bukankah itu vandy?? Sambil
menunjuk
“ iya yah, itu kan vandy,
ngapain dia berbicara dengan wanita baru itu??
“ iya aneh banget, tapi coba
kalian lihat cara vandy menatao wanita itu, seperti dia menatap stella
pacarnya.." ucap Darwin
“iya yah kamu benar win.." ucap kiki.
“apa mungkin dia jatuh cinta
pada wanita itu?? ucap jhon.
“bisa jadi jhon, tapi kan dia
hanya mencatai stella..
“ pikiran seseorang mungkin
bisa saja berubah ki.." ucap stevan
“ iya stev, tapi lebih baik
kita pergi aja dulu ke kelas biaran aja mereka ngobrol..
mereka berempat pergi
kekelas.
“Treeeeenngg”
bel tanda masuk
“ bel nih vell..."ucap vandy
“ kalau begitu masuk yu..
“ ayo..
“tapi tunggu dulu, kamu kelas
apa??
“ aku kan satu kelas sama
kamu..
‘emm.. ekh iya yah maaf lupa
hheehhee
“ gak apa-apa, ayo kita
masuk.
Mereka
berdua masuk kelas bersama. Ternyata hal itu menjadi pusat perhatian publik
sekolah. Semua pandangan tertuju pada mereka berdua. Hingga masuk kelas, mereka
terlihat sangat akrab. Stevan dan yang lainnya merasa heran kenapa vandy bisa
tiba-tiba akrab dengan velly. Hal itu menjadi tanda tanya stevan kiki, jhon dan
darwin.
Keesokan
hari sekolah libur, karena kalender menunjukan tanggal merah. Pada saat itu
vandy merasa jenuh dirumah, ia tidak tahu harus pergi kemana karena semua
saudaranya sedang sibuk masing-masing. Ia memutuskan untuk keluar rumah saja
meski tanpa ada tujuan. Ketika ia menyalakan motor, tiba-tiba ia terpikir
tentang velly intan, ia merasa heran dan berkata : “kenapa yah tiba-tiba aku
terfikirkan tentang dia, tapi dari pada aku jenuh dan gak ada tujuan lebih baik
aku hampiri aja dia”. Ia langsung pergi menuju tempat bertemu dengan velly
intan didekat seberang toko buku yang sering ia kunjungi. Lalu setelah ia tiba,
vandy tak melihat velly intah diseberang jalan. Ia merasa ingin tahu dimana
tempat velly intan tinggal dan juga berfikir bagaimana caranya untuk bertemu
dengannya. Ia mendapatkan ide untuk bertanya kepada penjaga toko buku.
“maaf
pak..
“iya
ada apa vandy?
“i,ini
saya pak... (sambil grogi)
“iya
kamu vandy...
“euu..
gimana yah pak?
“gimana
apanya? Yang jelas dong kalau bicara..
“gini,
waktu itu saya membeli novel karangannya velly intan, apakah bapak tahu dimana
tempat ia tinggal?
“oh..
sebentar yah saya cek dulu..
“iya
silahkan pak..
“emm
kalau gak salah ini alamatnya..
“oh
ini yah pak.. kalau begitu terimakasih pak.
‘iya
sama-sama.
Setelah
mendapatkan alamat rumah velly intan, vandy langsung tancap gas dengan hati
yang semangat menuju rumah velly intan. Ternyata rumah velly intan cukup jauh,
tetapi hal itu tidak masalah bagi vandy karena yang terfikitkan olehnya pada
saat itu hanya ingin bertemu dengan velly intan. Lalu vandy tiba di alamat
rumah velly intan. Kemudian ia mengetuk pintu rumahnya.
“asalamualaikum..
“ walaikumsalam (sambil membuka pintu)
“ hay hehe" Sapa Vandy.
“ hay, kenapa kamu ada disini ??
“ aku mendapatkan
alamat rumahmu dari seseorang.. tapi bolehkan aku masuk??
“ya tentu saja, ayo
masuk..
“ iya.. terimakasih
“ maaf yah disini
rumahnya berantakan..
“ iya gak apa-apa
ko..
“ haha sekali lagi
aku minta maaf yah..
‘ iya gak apa-apa,
asal ada kamu aja..
“ bentar yah aku mau
ngambil minum dulu untukumu
“ oh iya “
Velly intan pergi ke dapur
membawa minuman untuk vandy
“ ini, silahkan
diminum
“ iya terimakash..
ekh tapi kenapa kamu tidak berada ditoko bunga yang sering kamu kunjungi ?
“ oh hari ini aku gak
kesanah, karena ibuku sedang sakit
“ oh begitu..
“ iya habisnya gak
ada yang jaga ibu, Cuma aku sendirian yang merawat ibu
“ ayah kamu kemana?
“ aku gak punya ayah,
karena kata ibuku ayah sudah meninggal ketika aku masih berusia 8 bulan dalam
kandungan
“ oh.. maaf bila
pertanyaanku membuatmu teringat
“ gak apa-apa ko,
nyantai aja hehe..
“ emm kenapa kamu gak
buat novel lagi? Padahal kamu masih punya bakat untuk membuat novel lagi, malah
novel karangan kamu yang aku beli itu sangat bagus
“ ya gimana lagi van,
jujur saja aku ingin sekali membuat novel lebih banyak lagi, tapi ya gimana aku
gak ada waktu buat itu, trus aku harus bantu ibu jualan..
“ emang ibumu jualan
apa??
“jualan buah-buahan
sama warung nasi didekat seberang toko bunga
“ oh begitu yah, tapi
bagaimana caranya kamu bisa datang kesekolah dengan jarak sejauh ini?? Apa kamu
memakai kendaraan motor?
“ aku naik angkot,
aku gak punya motor, aku berbeda van aku Cuma anak yang tidak punya apa-apa
yang memiliki mimpi untuk merubah nasib keluarga kecilku ini, malah aku bisa
beruntung masuk sekolah itu karena aku dapat beasiswa
“ oh begitu yah..
tapii kamu dapat beasiswa?? Wah kamu hebat deh, bolehkan aku belajar bareng
sama kamu??
“ boleh dong, aku
selalu terbuka sama siapapun ko..
“ iya terimakasih.
Pantesan aja kamu aktif dikelas, ternyata kamu pintar banget yah..
“ ah engga biasa
aja..
“ biasa gimana? Itu
buktinya kamu bisa dapat beasiswa? Namanya beasiswa pasti pinta kan...
“ hhaaahaa, ekh aku
denger dari teman aku, sekolah itu milik orang tua kamu yah??
“ iya, emang kenapa??
“ gak apa-apa Cuma
nanya aja hehe”
“ velly ??
“ iya apa??
“ mau kah kamu
menjadi teman aku??
“ boleh, malah sejak aku pertama kenal
denganmu aku sudah menganggap kamu temanku
“ benarkah?
Terimkasih..
“ iya hehehe (sambil senyum manis)
“ oh iya rumah kamu
kan jauh dari sekolah, pantesan aja kamu saat itu sedang tergesa-gesa..
“ ya gimana lagi,
namanya juga naik angkot, kadang ngetem lama atau apalah jadinya aku agak
terlambat..
“ tapi aku salut sama
kamu !!
“ kenapa?
“ karena kamu adalah
wanita yang bisa merubah hal yang kecil menjadi semangat yang hebat!!
“ hehe terimakasih.. tapi kenapa dari wajah
kamu yang dingin, kamu mau berteman dengan aku?
“ aku memang bukan
seseorang yang mudah bergaul dan aku juga hanya bisa tersenyum kepada
orang-orang tertentu saja, tapi entah kenapa aku ingin sekali dekat denganmu..
sejak pertama aku membaca buku novel karanganmu, aku terasa kagum padamu.
“ iya terimakasih
van, kamu orang pertama yang mengagumi karya tulisanku, tetapi sebelumnya tidak
ada orang yang berkata seperti itu. (sambil meneteskan air mata)
“ iya sama-sama, aku
mohon kamu jangan menangis dong, hapuslah air matamu karena aku tidak mau
kehadiranku membuatmu bersedih.
“ iya vandy maafkan
aku hheeehe.. kalau begitu ikut aku yu bentar?
“ kemana vel??
“ sudah ikut saja,
nanti juga kamu tahu ko”
Mereka
pergi kebelakang rumah. Disana ada sebuah tempat kecil atau bisa disebut sebuah
rumah yang berukuran kecil yang terdapat dibelakang rumah velly.
“ vel, rumah siapa itu??
“ itu bukan rumah,
tetapi itu adalah tempat dimana aku suka menulis novel, ayo kita masuk !!
Mereka berdua masuk ke rumah
kecil itu.
“ ini dia, maaf yah
berantakan habis aku suka memasang poster ditempat ini jadi berantakan deh...
hehee
“ gak apa-apa vell,
lagi pula aku menyukainya ko
“ benarkah ?? bagus
deh kalau begitu
“ jadi kamu suka menulis
novel disini? Jujur tempat ini memang kecil tapi terasa hangat
“ ya terkadang aku
suka tidur disini jika aku mau hehe”
“ haha benarkah?
Kalau begitu aku mau dong tidur disini juga jika aku nanti pergi dari rumah “
“ haha silahkan aja
jika kamu mau, tapi jangan salahkan yah jika kamu nanti kabur trus kamu bilang
sama orang tua kamu bahwa kamu suka tempat ini ...
“ hahaa, vell aku
benaran suka sama tempat ini,
Mereka
menjadi semakin dekat dan akrab. Dari sana tiba-tiba vandy akan bertekad
membahagiakan velly intan. Kemudian ia pulang dan menyalakan motor lalu ia
berkata : “vell, kamu siap yah karena aku akan menjemputmu setiap hari...
daaahh”.
Setelah
berkata seperti itu, vandy langsung pulang. Tetapi velly intan merasa terkejut
mendengar ucapannya vandy. Ia terseyum dalam hati. Kemudian vandy setiap hari
mengantar jemput velly intan. Mereka selalu bersama setiap hari. Mulai dari
belajar bareng, jalan bareng, ke perpus bareng dan kemana-mana selalu bareng di
sekolah. Melihat hal itu stevan, kiki, darwin, dan jhon merasa heran karena
baru kali ini vandy benar-benar berubah sikap dari tadinya dingin menjadi baik
terutama pada velly intan. Tetapi mereka bersyukur karena dengan begitu sikap
vandy tidak lagi diam.
Suatu
hari vandy berada dirumah.
“vandy
sini nak, mamah mau bicara..
“iya
mah, ada apa??
“vandy
mulai hari esok kamu siap-siap
“siap-siap
apa maksudnya??
“kita
akan pergi liburan keluar negeri tepatnya mengunjungi ayah kamu..
“serius
mah?? Asikkkkk
Mendengar
hal itu vandy sangat bahagia, karena selain akan bertemu ayahnya ia juga akan
bertemu dengan stella pacarnya sejak cukup lama. Kemudian ia berencana akan
tinggal selama 1 bulan diluar negeri, ia juga berpamitan dengan sodaranya. Ia
menitipkan pesan kepada sodaranya untuk velly bahwa ia akan pergi ke luar
negeri selama 1 bulan.
Vandy
kemudian pergi ke luar negeri bersama ibunya. Kemudian saat disekolah sodara
vandy menyampaikan pesan kepada velly intan bahwa vandy pergi ke luar negeri
dengan waktu yang cukup lama. Mendengar hal itu, velly intan merasa ikut
bahagia walau sebenarnya hati dan perasaan akan rindu pada sosok vandy.
“ velly, bisa kita bicara?" ucap stevan
“ iya ada apa?
“ vandy pergi ke
luar negeri bersama ibunya, aku diminta agar menyampaikan pesan bahwa vandy
meminta maaf kepadamu karena ia tidak sempat berpamitan sebelum ia pergi
“ berapa lama dia
akan pergi?
“ cukup lama sih,
kira-kira 2 bulanan
“ oh begitu yah, yah
gak apa-apa
“ vell aku salut deh
sama kamu, ya salut karena kamu bisa membuka hati vandy, sebelumnya dia tidak
pernah dekat dengan siapapun kecuali kamu." ucap kiki.
“ maksudnya ??
“ ya sebenarnya dia
memang orangnya pendiam bahkan dia juga mempunyai pacar bernama stella. Ia
ditinggalkan stella ketika benar-benar jatuh cinta. Vandy merasa sedih sampai
sekarang dan ia benar-benar merindukan stella
“ kalau begitu bagus
dong jadi dia bisa bertemu dengan pacarnya ketika ia sampai disana
“ ya memang, tetapi
dia akan sedih ketika kembali kesinia'. ucap stevan
“ kenapa?? Harusnya
kan dia bahagia ?
“ di media kami
mendengar bahwa pacar vandy yaitu stella telah memiliki pacar anak pengusaha
ternama di London, tetapi kabar ini tidak kami beri tahu kepada vandy karena
hal ini akan membuat hatinya semakin hancur
“ terus kenapa kalian
tidak bilang saja?? Itu sama saja hal nya vandy akan bertemu dengan pacarnya
dalam pandangan kesedihan!!
“ makanya biar dia
tahu langsung,
“ lalu bagaimana
dengan vandy ??
“ kita serahkan
semuanya kepadamu, aku percaya ketika vandy pulang dan ia merasa sedih, maka
dia kan terhibur ketika kamu mencoba mengobati lukanya".ucap kiki
“ kalau begitu kita
pergi dulu yah bye......" ucap stevan
Mereka
langsung pergi meninggalkan velly. Setelah mendengar hal itu, velly merasa
kawatir dengan vandy, ia merasakan sesuatu akan terjadi kepada hati vandy yang
akan dilanda oleh luka yang mendalam.
Tak
terasa 1 bulan berlalu, ketika itu velly berangkat pagi sekali kesekolah. Saat
itu hujan mengguyur sekolah hingga belum ada satu pun siswa datang kesekolah
kecuali velly. ia duduk dikelas sambil menatap keluar jendela. Kemudian ia
melihat sosok seorang laki-laki sedang berdiri ditaman sekolah. Ia merasa
penasaran hingga ia melihat dan menghampirinya dari dekat. Setelah itu ia
merasa kaget karena sosok yang ia lihat adalah vandy.
“vandy??
Kenapa kamu hujan-hujanan? Cepat sini nanti kamu sakit van!!”
vandy tidak
mendengarkan kata-kata velly, ia hanya terdiam dalam suasana hujan yang begitu
deras dipagi hari. Velly intan berlari menghampiri vandy sambil membawa payung.
“ van kamu itu kenapa ??
“ hay velly..
“ van aku tahu kamu
sedang terluka tapi jangan seperti ini juga nanti kamu sakit gimana??
“ sudahlah vell
biarkan aku sendirian disini, menikmati derasnya hujan dipagi hari
“ iya ok tapi kamu
gak usah melakukan ini van,,, nanti kamu sakit!!
“ vell, tidak ada
yang peduli sama aku jadi biarkan aku disini
“ aku peduli sama
kamu, ok aku buang payung ini biar kita sama-sama kehujanan.. (sambil membuang
payung)
“ vell apa yang kamu
lakukan???
“ vandy? Lihat lah
aku.. aku disini peduli sama kamu, jangan merasa sedih karena patah hati oleh
seorang kekasih yang tak pernah menghargaimu!
“ dari mana kamu
tahu?
“ tatap matamu!!
Memancarkan bahwa kamu sedang terluka oleh kekasihmu. Van... sadarlah masih
banyak wanita didunia ini yang hebat bukan hanya dia saja..
Vandy
kemudian terdiam mendengar kata-kata itu. Tak lama kemudian vandy langsung
memeluk velly dan berkata :
“terimakasih vell, tapi kamu janji akan selalu
berada disampingku!!”
“iya
van.. aku akan selalu disampingmu karena aku telah bersamamu!!”..
kemudian
velly terjatuh pingsan. Vandy merasa kaget dan ia langsung membawa velly menuju
ruang uks sambil berlari-lari. Velly pingsan tak sadarkan diri selama 1 hari
dirumah sakit.
Velly
terbangun. Ia merasa pusing dan melihat lihat sekitar. ia sadar bahwa
ia sedang dirumah sakit dan teringat kejadian sebelumnya. Ia melihat kesamping
kiri, ternyata ia melihat vandy yang sedang menunggu sambil tertidur dan
memegang tangannya dan vandy terbangun.
“ vell apa kamu sudah sadar ??
“ iya van..
“ syukur deh.. tapi makasih yah vell atas semuanya
“ iya van sama-sama
“ harunya aku
menyadari siapa wanita yang harus aku sukai sekarang!
“ cieee, siapa tuh??
Asal jangan masa la......
“KAMU”
“ a,apa?
“ iya kamu, aku
menyukaimu vell, mau kan kamu mengobati lukaku dan menjadikanku kenangan baru
untukmu?
“ kamu serius??
“ ya aku serius..
“ iya aku mau van..
“ terimakasih..
Akhirnya
vandy dan velly jadian. Hingga vandy mengumumkan hal itu didepan seluruh murid
sekolahnya bahwa ia telah jadian bersama velly. mendengar hal itu, para wanita
merasa cemburu kepada velly tetapi hal itu tidak merubah hubungan vandy dan
velly.
