Monday, April 13, 2015

CERPEN: AKU ADALAH DIA


Aku Adalah Dia

Suatu hari ada seorang laki-laki yang memiliki hoby bermain basket. Ia memiliki kekasih yang setia. Ia bernama Ridwan dan kekasihnya bernama suci. Mereka dikenal sebagai sepasang kekasih yang romantis. Mereka tidak pernah saling mendusta, selalu percaya satu sama lain. Mereka sangat saling menyayangi, selalu bersama dan tidak pernah meninggalkan satu sama lain.
“I love you “ucap ridwan.
“I love you to “jawab suci”
“aku tidak akan pernah meninggalkanmu!!”
“benarkah?
“iya sayang”
“terimaksih sayang”
“iya sama-sama sayang”
“ekh kamu sudah makan belum??”
“sudah, kamu sendiri gimana?”
“aku juga sama sudah”
“bagaimana kalau kita makan lagi di kantin?”
“iya ayo, tapi...”
“tapi apa ?”
“aku takut jadi gemuk, hehehee...”
“suci?? Lihat aku, walaupun kamu itu gemuk tapi aku tetep cinta sama kamu”
“haha bisa aja kamu,”
“ayo kita pergi.

Mereka berdua pergi menuju kantin dan membeli makanan yang mereka beli.
“bii minuman sama makanan masing-masing 2 yah??’ ucap ridwan
“iya” jawab bibi kantin”
“ekh ayo kita duduk,!! (ajak ridwan pada suci)
“ayo... ekh yang aku bt nih.. besok kan hari minggu,
“bt kenapa?? Kan harusnya hari minggu digunakan untuk istirahat”
“iya sih tapi aku bosan dirumah terus”
“oh gitu, bagaimana kalau kita main??
“main kemana?????”
“ke suatu tempat”
“dimana??”
“ada deh, “
“kamu bohong ah”
“iya aku serius, ya sudah kalau gak percaya gak apa apa”
“emm,, iya deh aku percaya”
“nah gitu dong, besok aku jemput jam 9 pagi ke rumah kamu”
“emang kamu berani gituh jemput ke rumah aku??
“berani dong, apa yang engga sih buat pacarku suci tercinta”
“ih gombal”
Kemudian datang bibi kantin”
“permisi, ini minuman dan makanannya”
“iya terimakasih’
“iya sama-sama silahkan dimakan”
“iya bi”
Bibi kantin pun pergi setelah mengantarkan makanan kepada mereka.
“ayo makan ridwanku sayang” haha
“gak mau ah”
“ih kenapa?’ kamu sudah pesan, katanya kamu mau makan di kantin”
“ok aku makan, tapi suapin aku dong hehehe”
“ih kamu lebay banget sih” hehe
“aku lebay yang penting jujur”
“iya iya deh.. nih aku suapin buka mulutnya lebar-lebar “
“iya aaaaaaaaaaaaaaaammm”
“gimana?? Enak gak?”
“enak, apalagi disuapin sama pacarku tercinta’
“iya kamu makan yang banyak deh”
Mereka asik makan di kantin berdua, mereka terlihat sangat bahagia dan saling menyayangi satu sama lain. Mereka merasa dunia seperti milik mereka berdua. Kemudian datang sahabatnya suci yang bernama mutiara.
“ciee yang lagi romantis, ekhemm jadi iri nih”
“ekh mut, cepat sini gabung”
“ah engga, nanti aku ganggu keromantisan kalian berdua, jika aku ganggu nanti kamu marah gih”
“ah engga ko mut, nyantai aja”
“haha ok deh, tapi aku mau pergi dulu yah”
“ih kamu mau kemana??
“ aku mau pergi ke perpus mau ngerjain tugas bahasa indonesia buat hari senin nanti, “
“oh gitu yah”
“iya, aku duluan yah suci.. ridwan”
Mutiara pun pergi setelah menghampiri ridwan dan suci. Setelah itu mereka berdua selesai makan di kantin.
Ke esokkan hari tepatnya hari minggu ridwan telah janji akan mengajak suci pergi main ke suatu tempat.
“krrrriiiinngg,” hp suci berbunyi
“iya halo”
“kamu sudah siap?
“siap dong,
“ya sudah aku jemput yah, tunggu aku”
“kamu serius? Disini ada ayah sama ibu aku loo”
“truss masalah? Aku akan datang apapun yang terjadi karena aku akan buktikan pada orang tua kamu bahwa aku benar-benar menyayangimu”
“hemm,, ok deh aku percaya sama kamu, aku tunggu yah”
“iya”
Ridwan pergi ke rumah suci dengan hati yang semangat. Tiba di rumah suci ridwan di sambur oleh kedua orang tua suci.
“asalamuaikum”
“walaikumsalam,, ini siapa??
“saya ridwan bu, ada suci nya??”
“oh ada, silah masuk”
“iya bu”
Ridwan masuk ke rumah suci, walau ia memberanikan diri tetap saja ia merasa grogi dan degdegan dengan begitu berdebar hingga datang ayah suci dan berkata :
“maaf, anda siapa yah na??’
Suci datang dan ia berkata:
“yah itu ridwan, dia adalah pacar suci”
“oh begitu kirain siapa??
‘hehehe”
Meskipun suci berkata seperti itu ridwan semakin berdebar jantungnya, sampai ia memberanikan diri dan berkata:
“om, tante perkanalkan nama saya ridwan. Saya satu sekolah dengan suci dan saya juga adalah pacar suci”
‘oh begitu, kalau begitu bagus.. kamu lelaki sejati yang berani memperkenalkan diri, biasanya laki-laki lain hanya berani dibelakang saja”
‘siapa dulu dong pacar suci gituh, heheeee”
“i,iya om..
“kalau begitu om kebelakang dulu silahkan kalian jika ingin berbicara berdua”
“ekh, om boleh gak saya pergi bermain keluar sama suci??”
“memangnya kalian mau kemana??
“ke suatu tempat”
“baik om ijinin asal pulangnya jangan terlalu larut malam, bagaimana dengan ibu ??
“kalau ibu sih silahkan saja,”
“iya terimaksih om,”
“terimaksih yah mamah papah”
“iya kalian hati-hati perginya”
“iya’
Mereka berdua pergi bermain ke suatu tempat. Dalam larut yang bahagia mereka pergi dengan begitu gembira. Perjalanan menuju tempat yang dituju adalah sekitar 1 jam lebih. Dan tiba disana, ridwan menyuruh suci agar matanya ditutup.
“nah sekarang kita sampai”
“oh sudah, memangnya dimana kita ??”
“kamu akan mengetahuinya setelah kamu menutup mata”
“maksudnya??”
“coba kamu tutup mata, kamu jangan dulu membuka mata setelah aku menyuruhmu membuka mata”
“emm okk deh”
Suci pun menutup mata ia dibawa oleh ridwan kesuatu tempat yang tidak pernah suci jumpai sebelumnya. Ketika mereka sampai ke tempat tersebut, suci tidak boleh membuka matanya dahulu. Tempat itu sangat indah, dipenuhi dengan taman yang sangat luas, bertaburan kupu-kupu berwarna warni, dan pohon-pohon hijau terindah yang pernah ada di daerah tempat tersebut.
“sekarang buka mata kamu!!”
Suci membuka matanya, ia sangat terkejut dengan tempat yang ia kunjungi. Ia sangat terharu dan berkata :
“ridwan? Indah sekali, dimana kita berada?
“taman terindah yang pernah ada di daerah ini”
“indah sekali, aku tidak pernah pergi ketempat ini sebelumnya”
“sekarang kamu datang kesini, aku harap kamu menyukainya’
‘ya, aku sangat menyukainya, terimakasih ridwan kamu adalah orang pertama yang memberikanku kesempatan untuk mrlihat tempat terindah disini’
“ya kamu juga adalah wanita pertama yang aku bawa ketempat ini”
“aku sangat bahagia karena aku bisa bersamamu”
“aku juga. Nah sekarang ayo ikut aku, mari kita jalan-jaln mengelilingi tempat ini”
“heem ayo”
Mereka berdua pergi jalan-jalan mengelilingi tempat terindah tersebut. Mereka terlihat sangat bahagia, suasana senyuman yang mereka rasakan begitu manis. Mereka pergi ketempat pohon hijau terindah, lalu pergi ketempat kupu-kupu terindah bertabur dan berlari-lari ditanah hijau terindah sambil menebarkan canda tawa kebahagian yang mereka rasakan.
‘suci??
“iya??’
“ i love you”
“ i love you to”
“ bolehkan aku bertanya padamu satu hal??’
“apa?
“jika seandainya kita terpisah jarak antara kita, bagaiman perasaanmu??’
‘kenapa kamu bicara seperti itu??’
“ya kan aku bertanya misalnya bagimana??’
“aku akan menangis”
“apa??”
“ya aku akan menangis tanpa henti setiap hari”
“kenapa kamu akan menangis??’
“karena itu artinya sama saja aku kehilangan kamu, bayangkan saja ketika kamu mempunyai sesuatu yang berharga apa kamu tidak akan sedih? Tentu kamu akan sedih, begitu juga aku jika kehilangan kamu itu sama juga artinya aku kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup aku”
“ oh begitu, aku tidak akan pernah meninggalkanmu suci, aku janji”
“janji yah??
“iya aku janji, tempat ini yang akan menjadi saksi bahwa aku sangat mencintaimu dan tidak akan pernah pergi meninggalkanmu”
“terimakasih ridwan”
“iya hehehe, kalau begitu ayo kita pulang sudah sore nih nanti orangtua kamu marah”
“ayo’
Mereka pulang setelah bermain di tempat terindah tersebut. Ridwan mengantarkan suci sampai ke depan rumahnya. Suci merasa sangat bahagia setelah pulang bermain. Ia selalu senyum sendiri ketika ia mengingat masa-masa yang telah ia lewati bersama ridwan.
Ridwan tiba di rumahnya.
“ridwan??
“iya mah,
“sini, mamah mau bicara sama kamu”
“ada apa mah??
“duduk disini”
“iya mah”
“mamah akan pergi ke luar kota apa kamu mau ikut?
“a,apa? Kenapa mamah harus pergi ke luar kota??
“kita harus tinggal untuk 3 tahun, ayah kamu sudah ada disana”
“terus sekolah ridwan gimana??
“kamu akan pindah dan sekolah disana”
“tapi kan mah ridwan lebih baik tinggal sini”
“pokonya kamu harus ikut mamah”
“tapi kan.....”
Setelah itu ridwan pergi ke rumah teman dekatnya. Ia meminta pendapat temannya bagaimana baik atau tidaknya jika ia pergi meninggalkan rumahnya.
“hayy van....
“heyy wan.. ayo masuk
“ok van’
“ayo duduk mempeng ada minuman dan makanan tradisional jawa nih”
‘iya makasih van’
“ngomong-ngomong ada apa kamu datang kesini? Mau curhat ?? hahha”
“iya van, aku mau curhat sekaligus minta pendapatmu”
“iya silahkan ayo curhat aja, tapi kita bicara di villa aja belakang rumah aku biar bicaranya lebih enak’
“ok ayo”

irvan dan ridwan pergi kebelakang rumah tepatnya mereka ngobrol atau bisa dikatakan curhat.
“van villa ini keren juga”
‘ya ini adalah villa dekorasi buatan ayahku, villa ini biasanya digunakan untuk acara kumpulan keluarga”
“wah pantesan, disini udaranya sejuk juga”
“ya tentu saja, tapi apa yang ingin kamu bicarakan wan??
“oh itu, gini van.. kamu tahu kan pacar aku?
“ya tentu saja. Pacar kamu suci kan??’
“ya, aku sangat menyayangi dia dan dia juga menyayangiku”
“iya terus kenapa?
“aku akan pergi”
“kemana?
“keluar kota ikut dengan ibu ku bahkan ayah aku sudah ada disana”
“terus bagaimana dengan sekolahmu??’
“aku akan pindah sekolah tetapi untuk 3 hingga 4 tahun”
“berarti kamu akan kuliah juga disana??
“ya, aku akan menyelesaikan SMA di sana selama 1 tahun da 3 tahun lagi aku akan kuliah “
“oh gitu, keren dong”
“ya memang tapi bagaimana dengan suci??
“kenapa memang?? Apa suci mengetahui kamu akan pergi ke luar kota dan kamu akan pindah sekolah?’
“ tidak, dia tidak tahu bahkan aku tadi pagi sampai siang bermain sama dia”
“oh gitu, kamu percaya sama suci?
“ ya aku percaya dia tetapi terkadang aku berpikir apa aku akan kehilangan dia ??’
“apa dia pernah bilang sama kamu bahwa dia benar-benar menyayangi dan mencintaimu??’’ atau bahkan tidak pernah sama sekali?
“dia pernah bilang seperti itu bahkan setiap aku berbicara berdua bersama dia. Bahkan dia juga pernah bilang bahwa jika dia kehilangan aku itu artinya dia sama saja seperti kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup dia”
“nahh kalau begitu coba uji dia, sejauh mana kamu benar-benar berharga dalam hidupnya”
“apa maksud kamu van??
“iya gini kamu kan akan pindah sekolah nah kamu harus menghilang tanpa kabar”
“tapi kan van..!!
“bentar dulu dong, jika kamu menghilang dari hadapannya maka kamu juga harus menyamar jadi orang lain’
“caranya gimana van??
“kamu gak usah ucapkan kata perpisahan pada suci, kamu harus pindah diam-diam tanpa ada kabar, lalu kamu hubungi dia dari jauh sebagai orang lain, nah disitu kamu coba dia apa benar kamu seberharga itu ketika dia kehilangan kamu..!!
“benar juga van”
“nah gitu dong, “
“thanks yah van, tapi bagaimana jika di sudah mengetahui aku pindah sekolah??’
“aku akan menjelaskan secara ilmu politik coyy”
“hahahaa ok deh van thanks yah”
“yoii sama-sama,, ayo minum dan makan nih enak loo makanan dari jawa”
“ok van”..

Akhrinya ridwan memutuskan untuk pergi ikut bersama ibunya dan pindah sekolah. Ia pindah sekolah dengan diam-diam tanpa memberi tahu siapapun kecuali temannya irvan. Ridwan pun pergi dan tidak pernah menghubungi suci sekalipun. Suci merasa aneh kenapa ridwan tidak pernah sekolah dan tidak pernah terlihat semenjak hari setelah bermain bersamanya. Suci pun terdiam dalam larut kesedihan.
3 bulan kemudian, suci merasa benar-benar kesepian. Ia merasa sedih ketika ridwan pergi tanpa alasan kepadanya. Suci selalu diam di belakang sekolah. Hingga datanglah mutiara.
“suci???’
“apa mut?
“kamu kenapa sih selalu pergi dan diam di belakang sekolah ??
“gak apa-apa ko mut aku Cuma ingin sendirian aja disni.
“suci kamu itu kenapa?? Gara-gara ridwan yang menghilang tanpa sebab??
“iya mut rasanya benar-benar sedih ketika dia pergi tanpa alasan’
“iya aku tahu kamu sedih tapi kamu jangan seperti ini juga kan, kamu menyediri dibelakang, selalu nagis dan atau apalah. Coba dong kamu bangkit. Kalau bisa LUPAIN RIDWAN biar kamu gak sedih terus’
“tidak semudah itu mut”
“iya tapi setidaknya pelan-pelan kan??
“i,iya”
“nah gitu dong ayo kita ke katin kamu pasti lapar kan??’
“iya”
Suci diajak ke kantik oleh mutiara. Dan mutiara mencoba untuk menghapuskan rasa sedihnya suci. Tetapi disisi lain irvan selalu memantau keadaan suci. Ternyata irvan berfikir bahwa suci bisa move on dari ridwan setelah melihat semakin hari semakin terlepas pikiran suci tentang ridwan.
1 tahun kemudian tepatnya suci sedang olahraga pagi. Tiba-tiba ada yang meneleponnya dengan nomor baru.
“krriiiiinngg””
“tak ada nama ternyata no baru (ucapnya dalam hati). Hallo?’
“hallo”
“iya ini siapa??
“maaf sebelumnya apa benar ini dengan suci??’
“ya benar, ini siapa yah??’
“ini sama firman.
“firman mana yah??’
‘firman yang selalu memandang kamu dari jauh, hehehe”
“ih baru nelepon udah aja ngegombal”
“hahaa maaf, suci boleh kah aku menjadi teman kamu??’
“boleh, tapi kamu siapa dulu yang benarnya??’
“iya aku firman, aku pergemar rahasia kamu.”
“wah masaa??’
“iya, bahkan aku sudah lama menjadi penggemar rahasiamu”
“hahaa iya deh”
“bolehkan aku menjadi teman kamu??’
“boleh dong”
“iya terimakasih dan salam kenal yah suci”
“iya sama-sama firman”
Setelah satu tahun lamanya suci mendapatkan teman yang bernama firman melalu handphone nya. Bahkan setiap hari orang yang mengaku firman itu selalu ada untuk suci. Dan suci juga merasa senang dan terhiasi kembali rasa sepi yang telah ia rasakan sebelumnnya.
Pada saat itu tepatnya malam minggu suci sedang sendirian dirumahnya. Ia merasa sepi lalu ia berfikir untuk menelepon firman untuk menemaninya.
“krrriiiinngg”
“haloo suci, ada apa??’
“man aku gak ada teman nih sepi di rumah”
“memangnya ayah ibu kamu kemana??
“lagi pergi ke rumah nenek, kayanya mereka akan tidur disana”
“oh gitu yah”
“iya aku ganggu gak?? Kalau ganggu ya sudah aku tutup”
“engga ko, kalau beneran kamu ganggu ngapain juga aku nerima telepon kamu”
“iya deh terimakasih man,’
‘iya nyantai aja cie”
“ngobrol dong man??
“ngobrol apa??’
“ya apa aja deh biar enga sepi”
“emm ok dehh,, ekh pacar kamu siapa ci??
“aku sudah engga punya pacar”
“kenapa??’
“karena dulu pacar aku menghilang tanpa sebab, entah kenapa dia pergi tanpa alasan. Harusnya kan dia pergi pamit dulu atau apalah jangan begini itu artinya dia sama saja ninggalin aku dengan benci”
“oh gitu, apa di pernah bilang bahwa dia tidak akan pernah meninggalkanmu??’
“ya dia pernah bilang man, tapi nyatanya dia pergi meninggalkan aku tanpa asalan lagi”
“terus apa kamu masih mencitai dia??’
“dulu iya sekarang engga”
“kenapa sekarang engga??’
“ah gatau ah jangan bahas dia”
“kenapa?? Bagaimana jika dia muncul kembali dihadapanmu? Apa kamu akan menganggapnya kembali??’
“aku tidak tahu tetapi yang terpenting aku sudah melupakan dia!!”
“emm gitu yah, berarti kamu jomblo dong!!
“iya memang kenapa??
“aku mau daftar”
“maksudnya??’
“aku mau menggantikan dia untukmu. Dan aku mau jadi kekasih hati kamu suci”
“kamu serius??’
“iya serius”
“tapi kan aku engga tahu siapa sosok kamu sebenarnya, kan kita selama ini hanya bicara melalu hanphone saja”
“tapi setidaknya aku selalu ada bersama kamu meski dari handphone juga”
“iya sih”
“kamu mau gak jadi pacar aku??’
“emm gimana yah”
“gimna??
“iya deh, aku terima kamu”
“iya terimaksih suci”
“sama-sam firman”
Akhirnya suci dan firman menjadi sepasang kekasih. Suci sekarang benar-benar merasa bahagia karena firman menjadi obat luka dalam hatinya yang sepi. Suci benar-benar merasa bahagia. Dia selalu bilang pada temannya mutiara bahwa ia selalu bahagia karena memiliki kekasih yang selalu menghubunginya dari jauh. Melihat hal itu, irvan tersenyum melihat suci sebahagia itu. Ia pun tidak lagi memperhatikan suci lagi. Hari-hari suci sekarang lebih berarti karena firman selalu menghubunginya. Firman selalu membahagiakannya meski jauh dari jarak jauh.


4 tahun sudah berlalu. Tak terasa hubungan firman dengan suci sudah 3 tahun cukup lamanya walaupun hubungan mereka dalam handphone. Pada saat itu suci telah lulus kuliah. Kemudian suci merencankan untuk mencari pekerjaan. Lalu suci berfikir sejenak kenapa ia bisa menjalin hubungan dengan firman tanpa ia mengetahui siapa firman dan seperti apa sosok firman. Tepat nya pada pukul 8 pagi suci sedang makan di sebuah restoran. Ia bertemu dengan teman lamanya, mutiara.
“sucii..
“mutiara...
“kamu sedang apa sendirian makan sendirian disni??
“kamu juga sedang apa sendirian direstoran sini?
“ini adalah restoran milik ayah aku”
“wah, kalau begitu hebat dong”
“iya dong, ekh bagaimana dengan pacarmu itu??
“siapa?? Firman?
‘iya.
“ya gitu deh, aku belum pernah ketemu sama dia”
“kenapa??
“ya engga tahu”
“eeehhh,,,
Tiba-tiba di televisi muncul seorang laki-laki yang tampan, ia adalah Ridwan yang telah berubah menjadi pengusaha termuda yang terkenal.
“ci itu kan ridwan??
“iya itu ridwan mut”
“cieeee kamu kangen lagi yah??
“ekh engga’
‘emmm””
Tiba-tiba handphone suci berbunyi. Lalu suci melihat siapa yang meneleponnya. Ternyata dia adalah firman. Suci pun merasa bahagia.

“kriiinngg”
“halo firman,,”
“hallo suci”
“ada apa firman??
“aku ingin kita ketemuan”
“serius? Dimana??
“di taman terindah tepatnya di Taman Budi Lega”
“oh disana, ok deh”
“okk, aku tunggu kedatanganmu”
“ok”
Setelah itu suci pun berteriak dan berkata :
“horeee akhirnya aku akan ketemuan sama firman mut”
“wah yang bener??
“iya”
“iya syukur deh kalau begitu.”
“iya mut setelah sekian lama aku gak pernah ketemu sama firman sekarang tiba saatnya”
“kalau begitu cepat kamu kejar dia, jika soal makanan kamu gratiss deh”
“wah, terimaksih mut kamu memang teman aku yang paling baik dan baik sedunia, aku pergi dulu yyah ?? dadahh”
“iya dadah hati-hati”
Suci pun pergi untuk ketemuan dengan firman. Ia merasa sangat bahagia ketika akan bertemu dengan firman. Suci pun tiba di tempat taman yang di maksud. Ia pun masuk menuju taman. Setelah itu ia pun teringan akan taman ini begitu indah dan mengingatkannya pada kekasihnya dulu ridwan. Suci pun mencari firman. Tetapi ia tidak melihat sosok firman tersebut. Lalu handphone pun berdering tanda ada pesan. Suci membuka pesan itu, ternyata dari firman. Isi pesan tersebut adalah ‘suci aku berada ditempat ujung ini tepatnya dekat dengan pohon hijau terindah dan penuh dengan kupu-kupu”

Setelah mendapat pesan tersebut suci langsung pergi ke tempat tersebut. Ia benar-benar melihat seorang laki-laki yang keren berjas putih, berambut pirang dan memiliki tubuh yang tinggi.

“ma,maaf anda siapa yah?? Tanya suci”
Laki-laki itu langsung berbalik pada suci. Dan berkata :
“hay apa kabar??’
Suci pun terdiam karena ternyata laki-laki yang ia jumpai adalah ridwan. Suci pun terdiam dan terus melihat sosok ridwan.
“kenapa kamu diam saja??’ tanya ridwan
“r,ri,ridwan??
“iya ini aku. Apa kamu mencari seseorang??
“a,aaku me.....”
“kamu mencari firman”
“kenapa kamu tahu”
“coba kamu telepon”
Suci langsung menelepon nomor handphone firman. Ternyata nomor handphone tersebut berada di genggaman tangan ridwan
“ke,kenapa nomor ini menghubungimu??’
“karena aku adalah dia”
“apa maksudmu??
“aku adalah sosok dari firman tersebut. Aku sengaja selama ini menghilang tanpa alasan dihadapanmu karena aku ingin tahu sejauh mana kesetian cintamu pada aku, tetapi ternyata kamu seperti itu”
“a,apa?? Kamu adalah firman.. lalu kenapa kamu tidak bilang dari dulu??
“aku sudah mengtakannya barusan bahwa aku menghilang tanpa alasan karena aku ingin tahu sejauh mana kesetiaan cintamu. Ternyata ucapanmu tak semanis fakta yang pernah ada sebelumnya”
“jika kamu datang hanya untuk mengatak itu lebih baik kamu tidak perlu mucul sekarang!!”
“baik, aku akan pergi. Anggap saja aku tidak pernah bertemu denganmu dan tidak pernah ada dalam kenangan masa lalumu”
Ridwan pergi tanpa melirik suci sedikitpun. Lalu suci teridam dan mengeluarkan air mata penyesalan yang mendalam. Ia terus menangis tanpa henti dengan tangisan penyesalan. Akhirnya ridwan tahu seberapa jauhnya cinta suci padanya. Mereka pun terpisah dan tidak bertemu lagi kembali seperti dulu.   
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment