percikan air
langit menangis dengan gembira
bumi merasakan yang dirasakan langit
bintang besinar dalam kerinduaan malam
dan bulan tersenyum dengan cahaya yang terang
tetes air mata menghiasi kenangan dalam kesedihan
dengan cinta yang tak bisa tergapai
hati yang selalu terluka
karena cinta yang menembus keras dalam jiwa
percikan air turun dengan tenang
tetesan kecil air sungai yang melengkapi
senyuman sang mentari menghiasi
cinta yang menetes didalam hati
angin berhembus membawa embun pagi
yang selalu membasahi kenangan
kesedihan, kekecewaan
semua berada dalam percikan air yang mengalir dari mata