Sunday, April 19, 2015

PUISI: PERCIKAN AIR KERINDUAN

Percikan Air Kerinduan




PUISI: PERCIKAN AIR KERINDUAN


tak bisa kusembunyikan semua ini
kata-kata yang tersimpan rapat dalam hati
terbuai asmara dalam kerinduan
air yang mengalir dari mata ke hati

tetes air mata yang tak bisa ku hindari
membasahi tulisan rinduku dikertas
bersatu dengan pena dan tinta
menggoreskan kesedihan yang mendalam

seakan semua ini tak dapat kupercaya
kesedihan yang membuatku tak berdaya
tersimpan dan terhempas dalam jiwa yang luka
menahan tetesan air mata yang tetap mengalir 

sendiri kudisni berteman dengan sunyi
betapa rindunya hati
membuat air mata terus mengalir tanpa henti
tetes demi tetes trus berganti
membuat kenangan yang mungkin tak bisa aku lupakan
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment