Thursday, April 23, 2015

PUISI: KENYATAAN YANG MENGUNDANG AIR MATA

KENYATAAN YANG MENGUNDANG AIR MATA




PUISI: KENYATAAN YANG MENGUNDANG AIR MATA




Tidak pernah aku bisa percaya pada harapan
Ketika awan menangis terbawa angin
Ia menangis dengan keras tanpa henti
Tak ada sepatah kata yang bisa ia katakan


Cerita yang datang dengan daun hijau
Berterbangan dengan penuh kekesalan
Hati yang selalu menahan perih
Namun kenyataanlah yang dapat mengundang air mata


Terlelap dalam hati yang sedang tergores
Tersenyum diantara air mata yang membagi dua sisi mulut
Terbayang akan hal yang tak bisa aku lakukan
Hanya bisa mengundang amarah dan kekecewaan


Kenyataan ini yang mengundang air mata
Sejatinya jalan yang tak mungkin bisa terlewati
Percikan air kecil mulai bersuara
Tetesan air yang merubah keadaan


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment