Rumput hijau
Suatu hari ada sebuah tempat
yang paling indah. Tempat itu sangat disukai oleh setiap orang yang
memandangnya. Sehingga tempat itu dinobatkan sebagai tempat terindah dan
teromantic diwilayah itu. Tah heran, tempat tersebut selalu dipadati pengunjung
apalagi bagi mereka yang sedang memiliki pasangan.
Saat itu ada seorang
laki-laki yang bernama Alfa. Ia adalah seorang pemuda yang selalu menikmati dan
mencintai alam. Ia duduk ditaman rumput hijau yang tenang dan nyaman ditemani
sebuah pensil untuk melukis, secangkir minuman, dan makanan ringan. Karena
kecintaannya pada alam dan jiwa seni yang tinggi, seminggu sekali ia selalu
datang ketempat itu untuk mencurahkan apa yang dia pikirkan atau mungkin apa
yang dia rasakan.
“jujur tempat ini sangat keren,
bahkan tidak ada tempat lain yang seindah tempat ini”. Ucapnya dalam hati.
Setelah asyik memandang dan
melukis, Alfa kembali pulang kerumah. Tiba disana, rumah Alfa dipadati oleh
tamu yang mungkin teman ayah atau ibunya. Dan ternyata dirumah Alfa ada banyak
orang yang sedang berbincang diruangan tamu, tanpa berfikir panjang Alfa ia
ingin pergi ke kamarnya. Namun, ibunya melihat Alfa dan memanggilnya.
“Alfa sini nak!”. Ucap
ibunya.
Kemudian Alfa menghampiri
sambil membawa tas dan peralatan lukis.
“ada apa mah?” Tanya Alfa.
“kenalin nih saudara kamu
dari Jerman, namanya Shilla.”
Alfa bersalaman kepada
saudaranya dan duduk.
“mulai sekarang Shilla akan
sekolah disini dan tinggal bersama kita.” Lanjut ibunya.
“oh iya, emangnya dia akan
sekolah dimana mah?”
“ ya bareng kamu lah masa
dimana lagi!”
“oh gitu yah! Kalau begitu
mah, pah, Alfa masuk kamar dulu yah. Om, tante saya kekamar dulu yah”.
“iya silahkan!”.
Alfa pergi kekamarnya, orang
tua Shilla dan Alfa melanjutkan perbincangan mereka.
Esok hari tiba, tepatnya
hari minggu sang senja memberikan pancaran sinar yang hangat, embun pagi
terlihat membasahi daun-daun, semua orang melakukan aktifitas lari pagi menuju
taman kota. Alfa bersiap-siap akan pergi, tetapi ibunya mehampiri dan
menyuruhnya untuk mengajak Shilla.
“Alfa! Kamu ajak Shilla tuh
kasian jika dia dirumah, mening kamu ajak jalan kesekitar tempat ini!”
“iya mah, tapi itu juga jika
dianya mau!”
“coba aja deh! Ajak Shilla!”
Saat akan mengajak, tanpa
disadari ia datang menghampiri.
“ekh Shilla kamu mau
kemana?” Tanya ibu Alfa.
“oh tante!, saya mau bantu
beres-beres rumah, boleh kan?” jawab Shilla.
“ya boleh, tapi hari ini
kamu gak usah bantu tante deh, lebih baik kamu ikut pergi bersama Alfa
jalan-jalan, ya itung-itung kamu beradaptasi didaerah sini!”
“emm gimana yah tante hehe!”
“kamu ikut saja Shill!”.
Ucap Alfa dengan penuh senyuman manis.
Dengan begitu mereka pergi
jalan-jalan mengelilingi wilayah sekitar kota.
mereka pergi menuju tempat yang sering Alfa kunjungi, yaitu taman rumput hijau.
"wah keren banget ini tempat!" ucap Shilla
"iya dong, emang kenapa?
"gak apa-apa, apa ini yang sering kamu kunjungi?
"ya begitulah, ini adalah tempat favoritku, selalu!
"wah keren banget deh, boleh gak aku ikut kamu jika kamu akan pergi lagi kesini?
"ok, asal ada satu syarat?
"syarat? apa itu?
"emm gimana kalau kamu setiap aku ajak kesini, kamu harus buatin makanan untuk santai, gimana?
"ok boleh,!"
"deal yah?!"
"ok deal!
karena tempatnya yang indah, mereka berdua bermain sambil berlari-lari dengan penuh senyuman. mereka terlihat sangat bahagia dan lebih dekat satu sama lain. setelah selesai, mereka kembali pulang kerumah dengan hati yang bahagia.
"dah! aku mau kekamar dulu!" ucap Alfa
"ok, aku juga!'
hari esok tiba, mereka berdua pergi kesekolah.mereka belajar dengan baik disekolah
"Shill, nanti aku mau ke taman rumput hijau, kamu mau ikut?!"
"mau banget dong!
"ok, kalau begitu kamu siapkan makanan buat nanti!
"ok deh, beres!
"ok, sepulang sekolah sekrang Shill
"siap!
berkat janjian yang mereka buat, mereka berencana akan pergi menuju taman rumput hijau. sepulang sekolah, Shilla menyiapkan makanan untuk nanti disana, dan Alfa menyiapkan peralatan melukis.
merekapun siap untuk pergi.
"Shill kamu sudah siap?
"ya dong siap, tapi apa yang kamu bawa itu?
"akh nanti aku jelasin disana deh, ayo berangkat!"
"emm ok deh ayo!
tak lama kemudian mereka tiba. Alfa membuka tas dan mengeluarkan peralatan melukisnya sambil memandang pemandangan yang indah bersama Shilla
"fa kamu suka melukis?
"ya, ini adalah hobby aku. this is my hobby!
"oh gitu yah, keren deh!
"sekarang kamu coba berdiri didepan aku disebelah sana!
"mau ngapain? ngelukis aku?
"iya, cepet ikh!
Shilla berdiri dihadapan Alfa dengan gaya berekpresi tersenyum manis dengan rambut yang dihiasi yang yang melaluinya. Alfa melukisnya dengan sangat konsentrasi. hingga tiba hasil lukisnya itu, Alfa menunjukan hasilnya pada Shilla
"ikh keren banget kamu Alfa!!
"hehe terimakasih!
"gak nyangka yah, cowo manja seperti kamu punya bakat ngelukis!
"apa? manja? wajah kamu yang manja tuh!
"hehe aku cuma becanda!, gini, aku tanya apa impian kamu setelah menjadi pelukis?
"aku ingin karyaku dipajang dimuseum pirabadiku, ikh indah kayanya!"
"gimana kalau aku wujudkan impianmu??
"gimana kalau aku wujudkan impianmu??
"maksudnya?
"iya aku akan bantu kamu untuk wujudkan impianmu itu!
"serius? tapi caranya?
"gimana kalau kamu ikut ketempatku!
"tempatmu? dimana?
"di Bogor! aku akan bantu kamu disana hingga sukses!
"serius kamu?
"iya kau serius!! gimana?
"iya kau serius!! gimana?
"hahaha asikkk, akhirnya aku punya jalan mewujudkan impian!
Alfa merasa sangat bahagia saat mendengar hal itu, ia akan menjadi pelukis yang berbakat suatu hari nanti.
4 tahun kemudian, Alfa tumbuh dewasa. ia menjadi seorang pelukis yang handal. ia memiliki museum lukisan pribadinya yang ada di Bogor. ia menjadi orang yang sukses.
Shilla berhasil membantu Alfa, dan ia menjadi seorang wanita yang memiliki karir dalam bidang bisnis. mereka pun membangun kerja sama hingga mereka mencapai puncak tinggi kesuksesan.
amanat
"dari cerita diatas dapat kita petik pelajaran bahwa apapun impian kita, percayalah kita pasti bisa mewujudkannya!"
.jpg)